Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi AS Memasukkan Kembali Pakar PBB Francesca Albanese ke Daftar Sanksi Tiga Ledakan Didengar Dekat Bandar Abbas, Pertahanan Udara Iran Diaktifkan Korea Selatan Panggil Duta Besar Iran Menyusul Serangan terhadap Kapal Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi AS Memasukkan Kembali Pakar PBB Francesca Albanese ke Daftar Sanksi Tiga Ledakan Didengar Dekat Bandar Abbas, Pertahanan Udara Iran Diaktifkan Korea Selatan Panggil Duta Besar Iran Menyusul Serangan terhadap Kapal

Podcast Jasim Al-Azzawi bersama analis CIA Larry Johnson: Siapa yang memenangkan perang ini?

Admin May 23, 2026 at 20:45
Podcast Jasim Al-Azzawi bersama analis CIA Larry Johnson: Siapa yang memenangkan perang ini?

Berdasarkan laporan podcast yang dipandu Jasim Al-Azzawi bersama analis CIA, Larry Johnson, diskusi berfokus pada pertanyaan sentral: siapa yang sebenarnya memenangkan perang yang sedang berlangsung. Johnson, yang diperkenalkan sebagai mantan analis intelijen dengan pengalaman panjang, berpendapat bahwa penilaian kemenangan tidak hanya dilihat dari capaian militer jangka pendek tetapi juga dari dimensi politik, intelijen, dan ketahanan sosial.

Menurut data dan analisis yang dipaparkan dalam podcast, Johnson menilai bahwa secara militer satu pihak mungkin memiliki keunggulan udara dan persenjataan modern, namun keuntungan tersebut tidak serta-merta menerjemah menjadi kemenangan strategis karena faktor-faktor seperti perlawanan gerilya, medan perkotaan yang kompleks, serta tekanan diplomatik internasional.

Sumber lokal menyebutkan adanya dampak besar terhadap warga sipil di sejumlah kawasan terdampak; beberapa warga Muslim gugur dan infrastruktur sipil mengalami kerusakan. Sumber lain yang dikutip dalam diskusi menunjukkan adanya korban di pihak pejuang non-Muslim yang dilaporkan tewas dalam pertempuran tertentu. Tim redaksi masih memverifikasi rincian tersebut dan konteks kejadian yang dimaksud.

Johnson juga membahas peran intelijen dan propaganda dalam membentuk persepsi kemenangan. Menurut data yang dipaparkan, keberhasilan operasi militer jangka pendek sering dibayangi oleh kegagalan politik jangka panjang apabila tujuan politik tidak tercapai atau jika dukungan internasional menurun.

Hingga laporan ini ditulis, klaim-klaim dan angka-angka yang dikemukakan selama podcast belum dapat diverifikasi secara independen. Beberapa pernyataan bersifat analitis dan spekulatif, sementara data lapangan yang lebih rinci masih terbatas.

Tim redaksi masih memverifikasi sejumlah klaim penting yang disebutkan dalam perbincangan, termasuk sumber-sumber lapangan dan data korban. Untuk saat ini, publik disarankan memandang analisis dalam podcast sebagai salah satu perspektif di antara banyak penilaian lain yang beredar.

Podcast ini menambahkan sudut pandang mantan pejabat intelijen pada perdebatan publik tentang dinamika konflik dan menunjukkan bahwa penilaian “siapa yang menang” sering bergantung pada kerangka waktu dan kriteria yang digunakan—militer, politik, atau sosial.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.