Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Pejabat PBB Peringatkan ‘Bencana Besar’ di El Obeid, Sudan: 48 Anak Gugur dan Krisis Memburuk

Admin August 1, 2026 at 12:03
Pejabat PBB Peringatkan ‘Bencana Besar’ di El Obeid, Sudan: 48 Anak Gugur dan Krisis Memburuk

Berdasarkan laporan UNICEF, sebuah “bencana besar yang terus memburuk” mengancam kota El Obeid di wilayah Kurdofan Utara, Sudan, akibat kelaparan, wabah kolera, dan kekurangan air bersih.

Menurut data dari kunjungan dan pernyataan yang dilaporkan oleh AFP, perwakilan UNICEF Sheldon Yett memperingatkan bahwa situasi di El Obeid telah mencapai skala yang sangat mengkhawatirkan, dengan jutaan orang mengungsi dan akses kemanusiaan yang terhambat oleh serangan terhadap jalur pasokan.

UNICEF juga mencatat 48 anak gugur atau terluka selama dua bulan terakhir di wilayah tersebut. Belum dapat diverifikasi secara independen.

Menurut data, konflik yang meluas telah menyebabkan lebih dari 12 juta orang mengungsi di Sudan, menciptakan tekanan besar pada layanan kesehatan, air, dan sanitasi. Wabah kolera dan lonjakan malnutrisi pada anak-anak menambah urgensi respons kemanusiaan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan terhadap jalur pengiriman bantuan dan ketidakamanan di jalan-jalan membuat upaya bantuan menjadi sangat berbahaya dan sulit dijalankan.

Hingga laporan ini ditulis, kebutuhan pendanaan untuk operasi kemanusiaan tetap jauh dari terpenuhi dan ada kritik terhadap kurangnya perhatian internasional terhadap krisis ini. Tim redaksi masih memverifikasi beberapa rincian lapangan dan akan memperbarui laporan jika informasi tambahan tersedia.

Photo by: Najim Kurfi, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.