Netanyahu: Perang dengan Iran Belum Selesai, Penghapusan Uranium Jadi Prioritas
Berdasarkan laporan dari CBS News, Ynet, dan Middle East Monitor, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa perang dengan Iran belum berakhir hingga semua uranium yang diperkaya dikeluarkan dari negara itu dan fasilitas pengayaan dibongkar. Menurut data yang dikutip oleh Netanyahu, Iran masih memiliki hampir 970 pon bahan yang mendekati tingkat bom, sehingga penghapusan fisik material itu menjadi tujuan utama. Hingga laporan ini ditulis, gencatan senjata yang dimediasi Pakistan bersifat rapuh; Iran dilaporkan telah mengajukan jawaban terhadap proposal AS melalui perantara Pakistan sementara AS di bawah pemerintahan Trump tetap menuntut penghapusan uranium. Sumber lokal menyebutkan bahwa wilayah Teluk tetap tegang dengan serangkaian serangan drone terhadap kapal dagang dan blokade laut yang berlanjut. Pernyataan tentang penggunaan teknologi pengawasan dan kemungkinan opsi militer untuk memastikan penghapusan bahan nuklir dikutip dari wawancara dan pernyataan pejabat AS dan Israel. Belum dapat diverifikasi secara independen beberapa klaim operasional dan jumlah material nuklir yang disebutkan. Tim redaksi masih memverifikasi rincian, pernyataan pihak terkait, dan dokumen yang diklaim.
Photo by: Saifee Art, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship