Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Milshtein: Pembunuhan Ber-target Tidak Menjatuhkan Organisasi Perlawanan, Malah Dorong Reorganisasi

Admin May 17, 2026 at 15:04
Milshtein: Pembunuhan Ber-target Tidak Menjatuhkan Organisasi Perlawanan, Malah Dorong Reorganisasi

Berdasarkan laporan terjemahan khusus jaringan Quds, mantan pejabat intelijen Israel Mikhail Milshtein menyatakan bahwa pembunuhan ber-target tidak serta merta menjatuhkan organisasi perlawanan, melainkan mendorong mereka untuk berbenah dan melakukan reorganisasi.

Menurut data yang dikutip Milshtein, operasi yang menewaskan atau membuat gugur sejumlah komandan lapangan — termasuk pemimpin militer sayap Hamas, Izz al-Din al-Haddad, yang dilaporkan gugur dalam serangan udara — dianggap sebagai “pencapaian penting” oleh pihak pendudukan. Namun, Milshtein mengingatkan bahwa pencapaian taktis semacam itu kerap gagal melumpuhkan struktur jangka panjang kelompok perlawanan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa meskipun beberapa tokoh tinggi gugur, jaringan rekrutmen dan infrastruktur militer terus bergerak, dengan upaya konsolidasi di tingkat lokal dan lapangan. Hingga laporan ini ditulis, kelompok-kelompok di Gaza dan wilayah lain dilaporkan masih melakukan rekrutmen dan penataan ulang komando.

Analisis Milshtein, yang dikutip oleh media, menegaskan bahwa tindakan pembunuhan ber-target dapat mempercepat proses adaptasi lawan: kehilangan kader senior kerap memaksa organisasi untuk menyebarkan kepemimpinan, mengubah taktik, dan mempercepat regenerasi komando daripada menyebabkan kehancuran total.

Beberapa kolom opini Israel menilai operasi-operasi ini sebagai kemenangan taktis yang penting bagi narasi politik dalam negeri, tetapi menyatakan bahwa tanpa solusi politik yang jelas, tindakan militer semata tidak akan mengakhiri konflik. Klaim-klaim mengenai dampak strategis jangka panjang dan jumlah korban pihak-pihak terkait belum dapat diverifikasi secara independen.

Tim redaksi masih memverifikasi sejumlah rincian, termasuk kronologi lengkap serangan dan pernyataan resmi dari semua pihak terkait.

Photo by: Ahmed akacha, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.