Di Gaza, Sukacita Idul Adha Menjadi Bentuk Perlawanan Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Di Gaza, Sukacita Idul Adha Menjadi Bentuk Perlawanan Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas

Malaysia Kutuk Norwegia Setelah Pencabutan Lisensi Ekspor Rudal

Admin May 14, 2026 at 11:04
Malaysia Kutuk Norwegia Setelah Pencabutan Lisensi Ekspor Rudal

Berdasarkan laporan, pemerintah Malaysia mengecam keputusan Norwegia yang mencabut lisensi ekspor misil ke negara itu. Keputusan pencabutan lisensi itu, menurut pernyataan Perdana Menteri, akan memiliki “grave consequences” bagi kesiapan operasional pertahanan Malaysia.

Menurut data yang disampaikan oleh kantor perdana menteri, pencabutan lisensi tersebut berpotensi mengganggu program modernisasi angkatan bersenjata dan rantai pasokan peralatan pertahanan yang sedang berjalan. Pejabat Malaysia mengatakan dampak administratif dan teknis dari keputusan itu memerlukan peninjauan cepat untuk menjaga kemampuan operasional negara.

Sumber lokal menyebutkan bahwa beberapa unit yang mengandalkan komponen impor mulai menilai ulang jadwal latihan dan pemeliharaan. Namun, rincian inventaris dan kontrak yang terpengaruh belum dipublikasikan secara lengkap oleh otoritas terkait.

Hingga laporan ini ditulis, kedua pemerintah belum merilis keterangan rinci yang menjelaskan alasan pencabutan lisensi oleh Norwegia atau langkah-langkah mitigasi yang akan diambil oleh Malaysia. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim terkait cakupan dan besaran dampak keputusan tersebut.

Isu ini memicu reaksi diplomatik yang serius; pihak istana dan kementerian terkait disebut sedang berdiskusi dengan mitra internasional untuk mencari solusi alternatif. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari Kedutaan Norwegia di Kuala Lumpur dan detail teknis lisensi yang dicabut.

Photo by: Alexander F Ungerer, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.