Liberman: Netanyahu Menarik Israel Menuju ‘Perang Saudara’
Berdasarkan laporan dari The Jerusalem Post dan pernyataan politisi Avigdor Liberman di platform X, mantan menteri pertahanan Israel itu menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sedang “menarik Negara Israel ke dalam perang saudara” demi mempertahankan kekuasaan.
Menurut data yang dipublikasikan, Liberman menulis bahwa “pemerintah (Benjamin Netanyahu) menarik Negara Israel ke dalam perang saudara — hanya untuk berpegangan pada kekuasaan beberapa hari lagi.” Pernyataan itu disertai unggahan foto yang menunjukkan seorang petugas polisi dikelilingi oleh massa pemrotes Haredi yang menentang wajib militer; dalam foto terlihat petugas tersebut seolah memohon agar dibiarkan pergi. Sumber lokal menyebutkan insiden itu memicu kecaman luas atas metode protes yang dianggap intimidatif.
Menurut data dari tulisan opini dan analisis di media Israel, termasuk komentar Ben Caspit dan ulasan di Haaretz, para pengamat menilai tuduhan Liberman bagian dari kritik yang lebih luas terhadap strategi politik Netanyahu. Kritik tersebut menuduh Netanyahu menukar stabilitas nasional dan penegakan kewajiban militer demi dukungan politik dari kelompok-kelompok garis keras dan partai ultra-Ortodoks, serta untuk memperpanjang masa jabatannya di tengah tekanan hukum dan politik.
Selain itu, beberapa laporan menyebutkan dampak sosial yang lebih luas: meningkatnya ketegangan internal, tekanan psikologis pada aparat keamanan, dan gangguan pada kohesi masyarakat. Menurut data, konflik politik dan unjuk rasa yang berkepanjangan juga berkaitan dengan lonjakan masalah kesehatan mental dan ketidakstabilan sosial yang dilaporkan oleh organisasi lokal.
Hingga laporan ini ditulis, klaim Liberman dan beberapa tuduhan terhadap kebijakan pemerintahan Netanyahu belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi kronologi kejadian, konteks foto yang beredar, dan pernyataan pihak-pihak terkait.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ada korban jiwa dalam insiden protes yang digambarkan; laporan soal luka atau tewas yang beredar belum dikonfirmasi oleh sumber resmi. Sumber lokal menyebutkan suasana tegang dan beberapa bentrokan terbatas, namun rincian resmi belum dipublikasikan.
Tim redaksi masih memverifikasi perkembangan selanjutnya dan akan memperbarui berita ini bila informasi tambahan dari sumber resmi tersedia.
Photo by: Monirul Islam, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel