Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Lavrov: Moskow Belum Melihat Proposal AS soal Penyelesaian Nuklir Iran, Siap Memfasilitasi

Admin May 19, 2026 at 09:04
Lavrov: Moskow Belum Melihat Proposal AS soal Penyelesaian Nuklir Iran, Siap Memfasilitasi

Berdasarkan laporan, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan bahwa Moskow belum melihat proposal resmi dari Amerika Serikat terkait penyelesaian masalah nuklir Iran, namun siap berperan memfasilitasi dialog antara pihak-pihak yang terlibat. Menurut data yang disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia, Lavrov menegaskan Iran memiliki hak penuh untuk memperkaya uranium untuk tujuan damai berdasarkan ketentuan Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons (NPT).

Hingga laporan ini ditulis, belum ada teks resmi dari Washington yang dikonfirmasi oleh pihak Rusia, sehingga detail kesepakatan yang diusulkan masih belum jelas. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ada tawaran konkret seperti keringanan sanksi minyak sementara atau penarikan pasukan, yang sebelumnya dilaporkan dalam beberapa media internasional.

Sumber lokal menyebutkan proses diplomasi juga melibatkan perantara dari negara ketiga, namun efektivitas jalur tersebut masih dipertanyakan oleh para analis. Tim redaksi masih memverifikasi kronologi lengkap pernyataan dan dokumen yang disebut-sebut beredar, termasuk klaim soal poin-poin yang diajukan Iran dan respons AS.

Pernyataan Lavrov mencerminkan sikap Moskow yang bersikap terbuka terhadap mediasi, tetapi menekankan perlunya transparansi dan pertukaran dokumen resmi agar proses diplomatik dapat berjalan dengan kredibel. Tim redaksi akan terus memantau perkembangan dan memperbarui laporan ini bila lebih banyak informasi yang dapat diverifikasi muncul.

Photo by: Azamat Hatypov, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.