AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre

Kekerasan Berlanjut di Lebanon Usai Gencatan Senjata AS: Serangan Israel, Balasan Hezbollah, dan Kritik terhadap Peliputan Media

Admin May 11, 2026 at 01:04
Kekerasan Berlanjut di Lebanon Usai Gencatan Senjata AS: Serangan Israel, Balasan Hezbollah, dan Kritik terhadap Peliputan Media

Berdasarkan laporan, serangkaian serangan militer di perbatasan Israel-Lebanon kembali meningkat meskipun gencatan senjata yang dimediasi AS diumumkan pada 16 April. Menurut data yang dikompilasi oleh beberapa media dan organisasi pemantau, militer Israel melancarkan serangkaian serangan udara di Lebanon pada 9 Mei yang, menurut laporan, menewaskan sedikitnya 24 orang, termasuk beberapa anak. Hingga laporan ini ditulis, hampir 500 orang dilaporkan tewas sejak gencatan senjata tiga minggu lalu, dan total korban jiwa sejak invasi 2 Maret tercatat lebih dari 2.750.

Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan Israel menargetkan gudang senjata dan infrastruktur militer, serta menewaskan seorang komandan senior Hezbollah. Hezbollah sendiri terus menanggapi dengan meluncurkan serangan drone dan artileri ke wilayah utara Israel; serangan-drone tersebut dilaporkan melukai beberapa tentara Israel. Selain itu, ada laporan tentang perintah pemindahan paksa dan pembongkaran rumah di Lebanon selatan yang dikeluarkan oleh otoritas Israel.

Berdasarkan laporan analisis, organisasi pemantau media juga menyatakan kekhawatiran terhadap cara beberapa outlet internasional memberitakan eskalasi ini. Menurut sebuah analisis oleh CAMERA, misalnya, BBC dinilai cenderung menyepelekan atau mengabaikan serangan yang dilakukan oleh Hezbollah dan lebih fokus melaporkan serangan Israel, termasuk dalam cara penyajian korban dan konteks operasional.

Hingga laporan ini ditulis, pihak-pihak independen belum memberikan verifikasi menyeluruh atas seluruh klaim kerusakan dan angka korban yang beredar; beberapa angka masih berasal dari kementerian kesehatan yang terkait dengan kelompok-kelompok yang berkonflik. Tim redaksi masih memverifikasi rincian tambahan, termasuk konfirmasi identitas korban dan sasaran serangan.

Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah klaim mengenai pelanggaran gencatan senjata yang saling disalahkan oleh kedua belah pihak. Sementara itu, AS bersiap menggelar putaran pembicaraan damai yang melibatkan perwakilan militer untuk membahas isu pelucutan senjata dan penarikan pasukan, meski Hezbollah tidak menjadi pihak dalam pembicaraan tersebut.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.