Iran Tanggapi Proposal Perdamaian AS melalui Pakistan dan Qatar, Tegaskan Pertahankan Kepentingan Nasional
Berdasarkan laporan, Iran telah mengajukan tanggapan atas proposal perdamaian yang dimediasi oleh Pakistan dan Qatar untuk mengakhiri konflik dua bulan di kawasan.
Menurut data yang diperoleh dari beberapa lembaga berita internasional, Teheran mengajukan draf balasan yang disebut berisi 14 poin yang menuntut pencabutan sanksi dan penarikan pasukan AS sebagai prasyarat gencatan senjata permanen. Dokumen ini diposisikan sebagai kontra terhadap rencana sembilan poin yang diajukan Washington.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa setiap perundingan mendatang bertujuan untuk mempertahankan kepentingan nasional dan memastikan hak rakyat Iran, bukan merupakan tanda menyerah. “Iran tidak akan tunduk di hadapan musuh,” kata Pezeshkian, menurut pernyataan resmi yang dikutip media.
Hingga laporan ini ditulis, upaya diplomasi masih berlangsung dengan mediasi Pakistan dan Qatar yang mencoba merumuskan nota kesepahaman sementara untuk menghentikan permusuhan dan membuka kembali lalu lintas maritim di Selat Hormuz, yang selama beberapa waktu hampir ditutup efektif oleh pihak Iran.
Sumber lokal menyebutkan adanya langkah “membangun kepercayaan” berupa lewatnya sebuah kapal LNG Qatar, meskipun serangan drone baru-baru ini menargetkan kapal-kapal dagang di sekitar perairan Teluk dan Inggris mengirimkan kapal perusak ke kawasan. Presiden AS disebut telah memperingatkan akan melanjutkan operasi penyelamatan angkatan laut jika pembicaraan gagal.
Teheran juga dikabarkan menilai pengendalian strategis atas Selat Hormuz sama pentingnya dengan pencegah nuklir dan menyebut dampaknya terhadap ekonomi global “setara dengan bom atom”. Pernyataan ini belum dapat diverifikasi secara independen; tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim teknis terkait dampak ekonomi yang dikemukakan pihak Iran.
Belum dapat diverifikasi secara independen pula adalah rincian lengkap draf 14 poin Iran dan sejumlah klaim militer yang beredar. Tim redaksi masih memverifikasi dokumen resmi serta pernyataan pihak-pihak terkait.
Berita ini akan diperbarui jika ada konfirmasi lebih lanjut dari sumber resmi atau perkembangan di lapangan.
Photo by: byAmirli , Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship