AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre

Iran Peringatkan Akan ‘Membuka Front Baru’ terhadap AS Jika Diserang Lagi

Admin May 19, 2026 at 18:03
Iran Peringatkan Akan ‘Membuka Front Baru’ terhadap AS Jika Diserang Lagi

Berdasarkan laporan, Teheran memperingatkan akan membuka “front baru” terhadap Amerika Serikat jika terjadi serangan lanjutan. Sumber lokal menyebutkan, pernyataan itu muncul setelah Presiden AS pada Senin mengumumkan bahwa serangan yang direncanakan terhadap Iran dibatalkan pada menit terakhir.

Menurut data yang disampaikan oleh pejabat AS, pembatalan itu terjadi setelah adanya proposal damai yang diklaim diterima melalui perantara—pernyataan yang kemudian memicu respons keras dari pihak Iran. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi independen mengenai rincian proposal tersebut atau konsesi yang mungkin diberikan kedua belah pihak.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ancaman Iran untuk membuka front baru itu akan melibatkan kelompok proksi di kawasan atau operasi militer langsung. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari kementerian luar negeri Iran dan penjelasan lebih lanjut dari pihak pemerintah AS.

Pernyataan Tehran datang di tengah ketegangan yang meningkat, ketika kedua belah pihak menyatakan kesiapan untuk melanjutkan opsi diplomasi maupun militer jika negosiasi gagal. Sumber lokal menyebutkan bahwa peringatan Iran dimaksudkan sebagai sinyal bahwa negara itu tidak akan menyerah pada tekanan militer dan akan mempertahankan hak-hak nasionalnya.

Tim redaksi masih memverifikasi dampak langsung terhadap keamanan regional dan langkah-langkah yang mungkin diambil negara-negara tetangga atau mediator internasional. Berita ini akan diperbarui saat informasi tambahan dapat dikonfirmasi.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.