Hossam Hassan: Dunia Marah karena Hewan, Mengabaikan Gaza yang Dihujani Rudal
Berdasarkan laporan, pelatih tim nasional Mesir Hossam Hassan mengkritik apa yang disebutnya sebagai “dualisme standar kemanusiaan” ketika berbicara pada konferensi pers menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia. Menurut data dari Associated Press, Hassan mengatakan bahwa siapa pun yang tidak merasakan penderitaan rakyat Palestina “bukan manusia” dan menyoroti reaksi dunia yang menurutnya lebih besar terhadap perlindungan hewan dibandingkan korban di Gaza yang terus menerima serangan.
Hassan menegaskan pentingnya menghormati hak hidup setiap orang dan menyampaikan empati kepada warga Palestina yang terdampak konflik dan pendudukan. Pernyataan itu disampaikan ketika Mesir mempersiapkan diri untuk pertandingan bersejarah di turnamen tersebut, namun Hassan memilih menggunakan momentum internasional untuk menyorot situasi kemanusiaan di Gaza.
Selain pernyataan pelatih Mesir, menurut laporan The Guardian yang dirangkum oleh beberapa media internasional, ada kekhawatiran serius terkait kondisi tenaga medis Gaza. Sumber lokal menyebutkan bahwa Dr. Hussam Abu Safiya, mantan direktur Rumah Sakit Kamal Adwan, dilaporkan berada dalam kondisi kritis setelah masa tahanan panjang, dengan tuduhan perlakuan buruk dan penyiksaan selama penahanan.
Laporan lain menyebutkan kematian seorang bayi Palestina berusia empat bulan yang diduga tidak sempat mendapat perawatan karena hambatan di pos pemeriksaan. Karena korban merupakan warga Palestina yang beragama Muslim, istilah yang digunakan oleh sumber-sumber setempat adalah bahwa korban tersebut “gugur”.
Belum dapat diverifikasi secara independen rincian tuduhan penyiksaan terhadap tenaga medis atau penyebab pasti kematian pasien di wilayah konflik. Hingga laporan ini ditulis, pihak berwenang terkait belum mengeluarkan konfirmasi resmi atas semua klaim yang beredar di media dan jejaring sosial.
Tim redaksi masih memverifikasi sejumlah rincian terkait tuduhan penyiksaan, hambatan akses medis, dan angka korban. Kami terus memantau perkembangan dan akan memperbarui informasi ketika bukti baru yang dapat diverifikasi tersedia.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel