Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi AS Memasukkan Kembali Pakar PBB Francesca Albanese ke Daftar Sanksi Tiga Ledakan Didengar Dekat Bandar Abbas, Pertahanan Udara Iran Diaktifkan Korea Selatan Panggil Duta Besar Iran Menyusul Serangan terhadap Kapal Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi AS Memasukkan Kembali Pakar PBB Francesca Albanese ke Daftar Sanksi Tiga Ledakan Didengar Dekat Bandar Abbas, Pertahanan Udara Iran Diaktifkan Korea Selatan Panggil Duta Besar Iran Menyusul Serangan terhadap Kapal

Senator Graham Peringatkan Arab Saudi: Konsekuensi Berat Jika Tidak Bergabung ke Abraham Accords

Admin May 25, 2026 at 18:03
Senator Graham Peringatkan Arab Saudi: Konsekuensi Berat Jika Tidak Bergabung ke Abraham Accords

Berdasarkan laporan, Senator Partai Republik Lindsey Graham memperingatkan Arab Saudi dan sejumlah negara lain akan menghadapi “konsekuensi berat” jika mereka menolak bergabung dengan Abraham Accords apabila tercapai kesepakatan antara Teheran dan Washington.

Menurut data dari unggahan Graham di platform X, ia menyatakan bahwa apabila negosiasi yang bertujuan mengakhiri konflik dengan Iran menghasilkan kesepakatan, dan sekutu Arab serta Muslim di kawasan setuju bergabung dengan Abraham Accords, maka perjanjian itu akan menjadi salah satu yang paling bersejarah bagi Timur Tengah. Ia menyebut bergabungnya Arab Saudi, Qatar, dan Pakistan sebagai hal yang “akan mengubah wajah kawasan dan dunia”, serta menggambarkan langkah tersebut sebagai langkah brilian oleh Presiden AS Donald Trump.

Sumber lokal menyebutkan ada diskusi intens di antara para pemimpin regional terkait kemungkinan bergabungnya negara-negara besar Teluk ke dalam perjanjian normalisasi semacam itu, namun rincian politik dan diplomatiknya masih belum jelas.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada respons resmi dari pemerintah Arab Saudi, Qatar, atau Pakistan yang dapat mengonfirmasi sikap mereka secara definitif. Pernyataan-pernyataan terkait kemungkinan sanksi atau tindakan balasan yang disebutkan Graham belum dapat diverifikasi secara independen.

Beberapa pengamat menilai peringatan Graham mencerminkan tekanan politik di dalam negeri AS dan upaya mempengaruhi dinamika negosiasi antara Washington dan Teheran. Sementara itu, kalangan yang kritis terhadap wacana kesepakatan dengan Iran mengingatkan potensi risiko keamanan yang belum terselesaikan.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan mengupdate berita ini apabila terdapat konfirmasi resmi atau dokumen tambahan.

Photo by: Engin Akyurt, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.