Apakah Pakistan Akan Campur Tangan Menyusul Serangan Houthi terhadap Kapal-kapal Saudi? Mesir Kutuk Serangan terhadap Yordania dan Tegaskan Solidaritas Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Apakah Pakistan Akan Campur Tangan Menyusul Serangan Houthi terhadap Kapal-kapal Saudi? Mesir Kutuk Serangan terhadap Yordania dan Tegaskan Solidaritas Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan

el-Obeid, Sudan: Kehidupan di Tepi Keruntuhan

Admin June 29, 2026 at 22:08
el-Obeid, Sudan: Kehidupan di Tepi Keruntuhan

Berdasarkan laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa, kota el-Obeid di Sudan menghadapi ancaman kekerasan massal dan potensi kekejaman seperti yang terjadi di el-Fasher pada 2025. PBB memperingatkan bahwa eskalasi pertempuran dan runtuhnya layanan dasar dapat memicu pelanggaran hak asasi dalam skala besar.

Menurut data yang dikemukakan oleh badan-badan kemanusiaan PBB, akses terhadap makanan, air bersih, dan pelayanan kesehatan di el-Obeid semakin terbatas, sementara arus pengungsi dan orang yang terpaksa meninggalkan rumah meningkat — mencapai ribuan hingga puluhan ribu orang. Infrastruktur penting dilaporkan rusak dan banyak warga kehilangan mata pencaharian mereka.

Sumber lokal menyebutkan adanya serangan terhadap permukiman sipil dan evakuasi massal dari beberapa lingkungan. Beberapa laporan lokal juga menyebutkan adanya korban jiwa dan luka-luka di kalangan warga sipil. Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah korban, pelaku, atau rincian insiden yang dilaporkan.

Hingga laporan ini ditulis, akses kemanusiaan ke bagian-bagian kota masih sangat terbatas akibat kondisi keamanan yang tidak stabil. Organisasi kemanusiaan menyerukan koridor aman dan izin bagi bantuan untuk menjangkau warga yang paling rentan.

Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim lokal dan data tentang jumlah pengungsi serta korban. Kami akan memperbarui laporan ketika informasi tambahan dan verifikasi independen tersedia.

Photo by: Baraa Obied, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.