Dua Prajurit Lebanon Gugur dalam Serangan Udara Israel di Selatan Lebanon, Diduga Langgar Gencatan Senjata
Berdasarkan laporan, dua prajurit Angkatan Darat Lebanon gugur pada Sabtu setelah terkena dua serangan udara terpisah yang dilakukan oleh pasukan Israel di selatan Lebanon.
Menurut data dari pernyataan militer Lebanon, Jamil Nahhal gugur akibat serangan udara Israel saat sedang melakukan perjalanan di jalur Kfarrumman–Nabatieh. Dalam pernyataan terpisah, militer menyebutkan bahwa Sersan Satu Ali Ibrahim dinyatakan gugur setelah meninggal karena luka-luka yang dideritanya akibat serangan udara di wilayah selatan.
Pernyataan militer menuding “serangan kejam pendudukan Israel terus berlanjut” dan memperingatkan bahwa eskalasi terbaru telah mempengaruhi wilayah luas di selatan serta meluas hingga Lembah Bekaa, menyebabkan korban jiwa dan luka-luka tambahan serta menimbulkan kerusakan signifikan pada properti. Militer memperingatkan bahwa kelanjutan serangan dapat menghambat upaya-upaya untuk memulihkan stabilitas di negara itu.
Sumber lokal menyebutkan adanya kerusakan bangunan dan infrastruktur di beberapa lokasi yang menjadi target serangan. Hingga laporan ini ditulis, situasi di beberapa titik di selatan Lebanon dilaporkan masih tegang dan aktivitas militer serta serangan udara dilaporkan berlanjut.
Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh rincian kejadian dan tanggapan pihak-pihak terkait. Tim redaksi masih memverifikasi laporan, nama korban, serta kronologi pasti serangan dari sumber tambahan.
Photo by: Hervé Piglowski, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel