Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Perang Iran: Vance ke Swiss, Israel menewaskan 16 di Lebanon

Admin June 21, 2026 at 09:05
Perang Iran: Vance ke Swiss, Israel menewaskan 16 di Lebanon

Berdasarkan laporan, Wakil Presiden AS JD Vance berangkat ke Swiss untuk memimpin pembicaraan damai dengan Iran yang dimaksudkan untuk mengakhiri perang berkepanjangan dan mengembalikan pengawasan nuklir.

Menurut data, delegasi tingkat tinggi dari kedua negara tiba di Swiss untuk mencoba memformalkan kesepakatan sementara 14 poin yang dimediasi Pakistan menjadi gencatan senjata permanen dan kerangka kerja nuklir. Perundingan ini berlangsung di tengah ketegangan yang tinggi setelah Teheran mengatakan menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan mematikan Israel di Lebanon.

Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan di Lebanon menewaskan 16 orang. Hingga laporan ini ditulis, rincian identitas para korban belum diumumkan secara resmi.

Berdasarkan laporan lain, Komando Pusat AS menyatakan lalu lintas di Selat Hormuz tetap berlangsung dan menolak klaim penutupan total, sementara Iran menegaskan penutupan sebagai tindakan balasan terhadap apa yang dikatakannya sebagai pelanggaran gencatan senjata oleh serangan Israel. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah selat benar-benar ditutup sepenuhnya.

Menurut data, upaya diplomatik menghadapi hambatan besar: pasukan Iran dan kelompok bersenjata di Lebanon tetap terlibat dalam bentrokan yang membuat gencatan fragmen 14 poin sangat rapuh, dan pejabat AS pernah menyebut opsi sanksi atau tindakan maritim jika pembicaraan gagal.

Hingga laporan ini ditulis, pembicaraan di Swiss terus berlangsung dengan intensitas terbatas dan tanpa kepastian hasil jangka panjang. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan perkembangan di lapangan.

Photo by: Anthony Beck, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.