Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Dari Amman, Doha, dan Damaskus ke Caracas: Tim Penyelamat Arab Mengejar Kehidupan di Bawah Puing

Admin July 1, 2026 at 13:04
Dari Amman, Doha, dan Damaskus ke Caracas: Tim Penyelamat Arab Mengejar Kehidupan di Bawah Puing

Berdasarkan laporan Ynet News dan Los Angeles Times, sejumlah tim penyelamat dari negara-negara Arab — termasuk rombongan dari Amman (Yordania), Doha (Qatar) dan Damaskus (Suriah) — terus melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di Caracas dan kawasan La Guaira setelah gempa dahsyat yang mengguncang Venezuela.

Menurut data yang dikumpulkan media, misi-misi tersebut meliputi upaya evakuasi korban dari bawah puing, pemberian bantuan medis dan dukungan logistik. Satu tim penyelamat Yordania dilaporkan berhasil mengeluarkan seorang anak laki-laki berusia tiga tahun selamat dari reruntuhan di La Guaira, sementara tim-tim lain fokus pada pencarian korban dan pemulihan jenazah.

Hingga laporan ini ditulis, angka korban tewas akibat gempa dilaporkan mencapai hampir 2.000 orang; beberapa sumber media menyebut angka awal sedikitnya 1.943 jiwa. Proses identifikasi dan pencarian korban masih berlangsung di rumah sakit, rumah duka, dan lokasi runtuhan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa di antara korban ada puluhan orang yang baru saja dideportasi dari Amerika Serikat dan ditempatkan di sebuah hotel di La Guaira saat bangunan itu runtuh. Pengaduan dari keluarga dan saksi menyatakan bahwa korban sempat ditahan di dalam fasilitas itu dan tidak diberi kesempatan melarikan diri ketika struktur mulai roboh. Klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen.

Tim penyelamat Arab dilaporkan memberikan dukungan medis darurat, layanan pengangkutan, serta bantuan teknik untuk menstabilkan lokasi berbahaya dan membuka akses ke area-area yang tertutup. Beberapa organisasi kemanusiaan internasional dan relawan lokal juga bergabung membantu operasi evakuasi dan distribusi bantuan.

Belum dapat diverifikasi secara independen semua rincian operasional dan jumlah personel dari tiap negara yang dikerahkan. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan mengabarkan perkembangan bila ada konfirmasi tambahan dari sumber resmi atau otoritas setempat.

Photo by: Taher Hassan, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.