Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas

Admin May 28, 2026 at 10:03
AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas

Berdasarkan laporan militer Amerika Serikat, pasukan AS menembak jatuh empat drone yang dikaitkan dengan Iran dan menyerang sebuah pusat kendali di kota pelabuhan Bandar Abbas. Serangan itu digambarkan oleh pejabat AS sebagai tindakan ‘defensif’ yang dimaksudkan untuk mempertahankan gencatan senjata dan melindungi pasukan AS serta kapal komersial di Selat Hormuz.

Menurut data yang dirilis oleh Komando Pusat AS, operasi terbatas tersebut menargetkan stasiun kendali darat yang dianggap menjadi sumber pengendalian drone-done serangan. Pejabat AS menyatakan tindakan itu diperlukan untuk menetralkan ancaman langsung terhadap personel AS dan lalu lintas maritim.

Sumber lokal menyebutkan ada ledakan dan peningkatan aktivitas militer di sekitar Bandar Abbas setelah serangan dilancarkan. Warga dan saksi mata melaporkan suara pesawat militer dan kendaraan darurat di kawasan pelabuhan, namun rincian kerusakan material belum lengkap.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi independen dari pihak Iran mengenai klaim serangan dan sasaran, dan klaim-klaim yang beredar belum dapat diverifikasi secara independen. Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa; pihak berwenang AS belum melaporkan adanya personel AS yang gugur atau tewas terkait insiden ini.

Konteks serangan itu terjadi di tengah situasi gencatan senjata yang rapuh setelah berbulan-bulan ketegangan di kawasan. Menurut data resmi AS, langkah ‘defensif’ ini juga dimaksudkan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di Selat Hormuz, jalur maritim yang strategis.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan kedua belah pihak dan akan memperbarui laporan ini ketika informasi tambahan tersedia. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah serangan tersebut akan mempengaruhi negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung.

Photo by: Guy Seela, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.