Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas

Admin May 28, 2026 at 10:03
AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas

Berdasarkan laporan militer Amerika Serikat, pasukan AS menembak jatuh empat drone yang dikaitkan dengan Iran dan menyerang sebuah pusat kendali di kota pelabuhan Bandar Abbas. Serangan itu digambarkan oleh pejabat AS sebagai tindakan ‘defensif’ yang dimaksudkan untuk mempertahankan gencatan senjata dan melindungi pasukan AS serta kapal komersial di Selat Hormuz.

Menurut data yang dirilis oleh Komando Pusat AS, operasi terbatas tersebut menargetkan stasiun kendali darat yang dianggap menjadi sumber pengendalian drone-done serangan. Pejabat AS menyatakan tindakan itu diperlukan untuk menetralkan ancaman langsung terhadap personel AS dan lalu lintas maritim.

Sumber lokal menyebutkan ada ledakan dan peningkatan aktivitas militer di sekitar Bandar Abbas setelah serangan dilancarkan. Warga dan saksi mata melaporkan suara pesawat militer dan kendaraan darurat di kawasan pelabuhan, namun rincian kerusakan material belum lengkap.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi independen dari pihak Iran mengenai klaim serangan dan sasaran, dan klaim-klaim yang beredar belum dapat diverifikasi secara independen. Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa; pihak berwenang AS belum melaporkan adanya personel AS yang gugur atau tewas terkait insiden ini.

Konteks serangan itu terjadi di tengah situasi gencatan senjata yang rapuh setelah berbulan-bulan ketegangan di kawasan. Menurut data resmi AS, langkah ‘defensif’ ini juga dimaksudkan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di Selat Hormuz, jalur maritim yang strategis.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan kedua belah pihak dan akan memperbarui laporan ini ketika informasi tambahan tersedia. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah serangan tersebut akan mempengaruhi negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung.

Photo by: Guy Seela, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.