Arab Saudi Kutuk Serangan Drone ke UEA, Dukung Langkah Keamanan
Berdasarkan laporan, Arab Saudi mengutuk serangan drone yang memicu kebakaran di dekat fasilitas pembangkit tenaga nuklir Barakah di Uni Emirat Arab (UEA) dan menyatakan solidaritas dengan negara “saudara” tersebut. Menurut data yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Saudi, serangan itu merupakan “ancaman terhadap keamanan dan stabilitas kawasan” dan Riyadh “mendukung semua langkah yang diambil untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah” UEA.
Menurut data regulator nuklir UEA, serangan mengenai sebuah generator listrik di luar perimeter fasilitas sehingga menimbulkan kebakaran, namun tidak terjadi kebocoran radiasi dan tidak ada korban jiwa. Sumber internasional seperti Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan keprihatinan serius atas insiden tersebut karena menyentuh infrastruktur kritis.
Sumber lokal menyebutkan bahwa dua drone lain berhasil diintersepsi dan dihancurkan dalam insiden yang digambarkan pihak UEA sebagai “tindakan agresi yang tidak dapat diterima.” Hingga laporan ini ditulis, tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut; klaim pelaku belum dapat diverifikasi secara independen.
Berdasarkan pernyataan resmi, Arab Saudi menegaskan dukungan terhadap langkah-langkah keamanan yang diambil UEA untuk melindungi kedaulatan dan stabilitasnya. Tim redaksi masih memverifikasi detail lebih lanjut terkait asal serangan, motif, serta dampak teknis jangka panjang terhadap fasilitas Barakah.
Photo by: Engin Akyurt, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship