Di Gaza, Sukacita Idul Adha Menjadi Bentuk Perlawanan Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Di Gaza, Sukacita Idul Adha Menjadi Bentuk Perlawanan Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas

Anak Negosiator Hamas Gugur dalam Serangan Israel, Krisis Kemanusiaan Gaza Memburuk

Admin May 8, 2026 at 23:07
Anak Negosiator Hamas Gugur dalam Serangan Israel, Krisis Kemanusiaan Gaza Memburuk

Berdasarkan laporan dari beberapa media dan sumber lokal, Azzam al-Hayya, putra negosiator utama Hamas Khalil al-Hayya, gugur pada Kamis setelah terkena serangan udara Israel di Kota Gaza. Menurut data yang dikumpulkan oleh organisasi kemanusiaan dan sumber lapangan, lebih dari 840 warga Palestina telah menjadi korban sejak gencatan senjata yang diteken pada Oktober 2025, sementara infrastruktur dasar mengalami kerusakan parah.

Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya aktivitas militer Israel dan berhentinya sebagian negosiasi di Kairo. Pihak yang terlibat dalam pembicaraan — termasuk “Board of Peace” yang dipimpin AS — dilaporkan menuntut pelucutan senjata penuh terhadap Hamas sebagai prasyarat lanjutan pembicaraan; Hamas menolak dan menegaskan bahwa Israel harus terlebih dahulu melaksanakan fase penarikan sesuai kesepakatan. Hingga laporan ini ditulis, negosiasi di Kairo masih tersendat dan belum menunjukkan terobosan baru.

Krisis kemanusiaan di Gaza semakin parah: menurut data lapangan, sekitar 80% infrastruktur air rusak atau hancur dan fasilitas medis menghadapi kekurangan obat serta peralatan yang kritis, yang oleh beberapa pejabat lokal digambarkan sebagai “apokalips biologis”. Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah klaim terkait korban dan taktik militer yang dilaporkan oleh kedua belah pihak; tim redaksi masih memverifikasi rincian tentang sasaran serangan dan latar korban.

Selain itu, laporan menyebutkan bahwa sebuah serangan terpisah di Beirut menewaskan tiga anggota Hezbollah. Hamas menuduh Israel menggunakan pembunuhan anggota keluarga untuk memberi tekanan dalam negosiasi, namun klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi kronologi dan angka resmi terkait korban serta dampak kemanusiaan yang dilaporkan di lapangan.

Photo by: Monirul Islam, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.