Suriah Bergabung dengan ‘Kelompok Teman’ Anti-Perdagangan Manusia Berbasis Teknologi, Umumkan Albi Iran: Pemahaman Tercapai pada Sebagian Besar Isu dalam Pembicaraan dengan AS Ketua Federasi Sepak Bola Palestina Ditolak Visa AS untuk Hadiri Piala Dunia 2026 UAE bantah melepaskan atau memindahkan dana Iran yang dibekukan Paus Peringatkan Penyelundup Manusia Hadapi Murka Tuhan Setelah Menghapus “Garis Kuning” dan Melanggar Gencatan Senjata… Apakah Netanyahu Mengubur Kesepakatan Gaza? UEA Setuju Lepaskan Miliaran untuk Iran di Tengah Perang AS-Israel: Laporan Melmastia: Tradisi Keramahan Ekstrem dalam Budaya Pashtun Trump Sebut Unggahan Menlu Iran Soal Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran “Sangat Positif” Hamas: Israel Perluas ‘Garis Kuning’ di Gaza untuk Menggagalkan Pembicaraan Gencatan Senjata Suriah Bergabung dengan ‘Kelompok Teman’ Anti-Perdagangan Manusia Berbasis Teknologi, Umumkan Albi Iran: Pemahaman Tercapai pada Sebagian Besar Isu dalam Pembicaraan dengan AS Ketua Federasi Sepak Bola Palestina Ditolak Visa AS untuk Hadiri Piala Dunia 2026 UAE bantah melepaskan atau memindahkan dana Iran yang dibekukan Paus Peringatkan Penyelundup Manusia Hadapi Murka Tuhan Setelah Menghapus “Garis Kuning” dan Melanggar Gencatan Senjata… Apakah Netanyahu Mengubur Kesepakatan Gaza? UEA Setuju Lepaskan Miliaran untuk Iran di Tengah Perang AS-Israel: Laporan Melmastia: Tradisi Keramahan Ekstrem dalam Budaya Pashtun Trump Sebut Unggahan Menlu Iran Soal Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran “Sangat Positif” Hamas: Israel Perluas ‘Garis Kuning’ di Gaza untuk Menggagalkan Pembicaraan Gencatan Senjata

Trump Konfirmasi Perintah ke Bill Pulte untuk Memecat Pegawai Intelijen

Admin June 6, 2026 at 07:05
Trump Konfirmasi Perintah ke Bill Pulte untuk Memecat Pegawai Intelijen

Berdasarkan laporan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa ia telah meminta Direktur Intelijen Nasional sementara, Bill Pulte, untuk melakukan pemecatan besar-besaran di lembaga intelijen dan mengurangi jumlah personel.

Menurut data yang beredar, Trump menyebut jumlah staf intelijen “way too high” dan mendorong Pulte — yang dipandang kurang berpengalaman dalam urusan intelijen — untuk menyingkirkan sejumlah “holdover” dari pemerintahan sebelumnya. Pernyataan itu muncul di tengah kekhawatiran bipartisan di Senat mengenai potensi “weaponization” lembaga intelijen dan dampaknya terhadap program intelijen penting.

Hingga laporan ini ditulis, langkah tersebut telah memicu perlawanan dari beberapa senator dari kedua partai. Menurut data, tujuh senator Republik bergabung dengan Demokrat dalam memblokir perpanjangan sejumlah otoritas pengawasan (termasuk perdebatan terkait Section 702 FISA), yang menunjukkan ketegangan di Capitol soal perubahan personel dan arah kebijakan intelijen.

Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah pasti pegawai yang akan diberhentikan atau daftar nama target pemecatan. Sumber lokal menyebutkan bahwa beberapa pejabat dan staf karier di kantor intelijen merasa khawatir atas kemungkinan reshuffle dan dampaknya terhadap operasi harian, tetapi rincian itu belum dikonfirmasi.

Sebelumnya dilaporkan juga bahwa kantor tersebut sempat mengalami pengurangan tenaga kerja besar pada masa jabatan pimpinan sebelumnya; kritik terhadap penunjukan Pulte menyoroti kurangnya pengalaman nasionalnya di bidang intelijen dan potensi konflik kepentingan mengingat latar belakang politiknya.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi lebih lanjut dan dampak kebijakan ini terhadap program-program intelijen yang sedang berjalan. Belum dapat diverifikasi secara independen kapan dan sejauh mana pemecatan akan dilaksanakan jika perintah itu dilanjutkan.

Photo by: Rosemary Ketchum, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.