Suriah Bergabung dengan ‘Kelompok Teman’ Anti-Perdagangan Manusia Berbasis Teknologi, Umumkan Albi Iran: Pemahaman Tercapai pada Sebagian Besar Isu dalam Pembicaraan dengan AS Ketua Federasi Sepak Bola Palestina Ditolak Visa AS untuk Hadiri Piala Dunia 2026 UAE bantah melepaskan atau memindahkan dana Iran yang dibekukan Paus Peringatkan Penyelundup Manusia Hadapi Murka Tuhan Setelah Menghapus “Garis Kuning” dan Melanggar Gencatan Senjata… Apakah Netanyahu Mengubur Kesepakatan Gaza? UEA Setuju Lepaskan Miliaran untuk Iran di Tengah Perang AS-Israel: Laporan Melmastia: Tradisi Keramahan Ekstrem dalam Budaya Pashtun Trump Sebut Unggahan Menlu Iran Soal Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran “Sangat Positif” Hamas: Israel Perluas ‘Garis Kuning’ di Gaza untuk Menggagalkan Pembicaraan Gencatan Senjata Suriah Bergabung dengan ‘Kelompok Teman’ Anti-Perdagangan Manusia Berbasis Teknologi, Umumkan Albi Iran: Pemahaman Tercapai pada Sebagian Besar Isu dalam Pembicaraan dengan AS Ketua Federasi Sepak Bola Palestina Ditolak Visa AS untuk Hadiri Piala Dunia 2026 UAE bantah melepaskan atau memindahkan dana Iran yang dibekukan Paus Peringatkan Penyelundup Manusia Hadapi Murka Tuhan Setelah Menghapus “Garis Kuning” dan Melanggar Gencatan Senjata… Apakah Netanyahu Mengubur Kesepakatan Gaza? UEA Setuju Lepaskan Miliaran untuk Iran di Tengah Perang AS-Israel: Laporan Melmastia: Tradisi Keramahan Ekstrem dalam Budaya Pashtun Trump Sebut Unggahan Menlu Iran Soal Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran “Sangat Positif” Hamas: Israel Perluas ‘Garis Kuning’ di Gaza untuk Menggagalkan Pembicaraan Gencatan Senjata

Polisi Israel Tahan 3 Pengunjuk Rasa Ultra-Ortodoks Usai Bentrokan di Yerusalem

Admin June 11, 2026 at 05:05
Polisi Israel Tahan 3 Pengunjuk Rasa Ultra-Ortodoks Usai Bentrokan di Yerusalem

Berdasarkan laporan Anadolu Agency yang dikutip Middle East Monitor, polisi Israel mengatakan telah menahan tiga pengunjuk rasa Yahudi ultra-Ortodoks (Haredi) pada Rabu setelah bentrokan di bagian barat Yerusalem.

Menurut data kepolisian, demonstrasi berlangsung di beberapa lokasi termasuk sekitar penjara Russian Compound, dan merupakan protes atas penahanan beberapa pria Haredi yang ditangkap pekan lalu setelah mencoba menyerbu kediaman Wakil Ketua Mahkamah Agung Israel, Noam Solberg. Aksi itu terkait penolakan sebagian Haredi terhadap wajib militer bagi pelajar yeshiva.

Polisi menyebutkan para demonstran memblokir jalan, mengganggu lalu lintas, menyerang petugas, dan melempar berbagai benda sehingga situasi memanas dan memaksa aparat untuk membubarkan massa. Tiga orang ditahan; rincian lebih lanjut mengenai identitas atau dakwaan terhadap mereka belum diumumkan.

Sumber lokal menyebutkan suasana tegang di lokasi-lokasi unjuk rasa dan jumlah peserta bervariasi antar titik aksi.

Hingga laporan ini ditulis, polisi belum merilis keterangan rinci tentang kondisi para tahanan ataupun kemungkinan penahanan lanjutan. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim pihak kepolisian maupun pengunjuk rasa.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan memperbarui berita jika ada perkembangan.

Photo by: Jeffry Surianto, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.