Pasukan Israel Gugurkan Pekerja Munisipal Palestina di Pusat Gaza Israel Melanjutkan Serangan ke Lebanon Meski Iran Diklaim Termasuk dalam Potensi Kesepakatan Serangan Israel di Nabatieh Tewaskan Satu Warga Sipil 165 Kebakaran Dipadamkan dan 16 Orang Luka Akibat Kecelakaan di Suriah Peringatan: Ancaman Bencana Kemanusiaan dan Lingkungan di Gaza Akibat Runtuhnya Layanan Air dan Sanitasi Israel Berupaya Legalkan “Pertanian Pemukim” di Tepi Barat Kunjungan Qatar Hentikan Eskalasi antara Iran dan AS Setelah Insiden Helikopter, Laporkan وول ستريت جورنال Laporan: UAE Setuju Membuka Miliaran Dolar untuk Iran Ketua Parlemen Iran Ingatkan AS: Jangan Mengingkari Komitmen AS Setujui Akuisisi Paramount atas Warner Bros senilai sekitar $110-111 Miliar Pasukan Israel Gugurkan Pekerja Munisipal Palestina di Pusat Gaza Israel Melanjutkan Serangan ke Lebanon Meski Iran Diklaim Termasuk dalam Potensi Kesepakatan Serangan Israel di Nabatieh Tewaskan Satu Warga Sipil 165 Kebakaran Dipadamkan dan 16 Orang Luka Akibat Kecelakaan di Suriah Peringatan: Ancaman Bencana Kemanusiaan dan Lingkungan di Gaza Akibat Runtuhnya Layanan Air dan Sanitasi Israel Berupaya Legalkan “Pertanian Pemukim” di Tepi Barat Kunjungan Qatar Hentikan Eskalasi antara Iran dan AS Setelah Insiden Helikopter, Laporkan وول ستريت جورنال Laporan: UAE Setuju Membuka Miliaran Dolar untuk Iran Ketua Parlemen Iran Ingatkan AS: Jangan Mengingkari Komitmen AS Setujui Akuisisi Paramount atas Warner Bros senilai sekitar $110-111 Miliar

Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Kontraintelijen terhadap Israel Jadi ‘Kritis’

Admin June 7, 2026 at 07:05
Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Kontraintelijen terhadap Israel Jadi ‘Kritis’

Berdasarkan laporan dari beberapa media AS, Pentagon melalui Defense Intelligence Agency (DIA) telah menaikkan penilaian tingkat ancaman kontraintelijen terkait Israel menjadi ‘kritis’, tingkat tertinggi.

Menurut data yang disampaikan oleh pejabat AS yang dikutip, langkah ini dipicu oleh kekhawatiran bahwa agen intelijen Israel melakukan pengintaian agresif terhadap pejabat tinggi AS untuk memantau perdebatan internal pemerintahan Trump terkait perang dengan Iran dan operasi militer di Lebanon. Nama-nama yang disebut termasuk Special Envoy Steve Witkoff, Elbridge Colby, dan Michael DiMino.

Sumber lokal menyebutkan peningkatan level ancaman itu diikuti dengan instruksi keamanan yang lebih ketat bagi pejabat dan diplomat AS, termasuk penggunaan perangkat elektronik sekali pakai dan pembatasan perangkat komunikasi dalam pertemuan tertentu.

Hingga laporan ini ditulis, Kedutaan Besar Israel membantah tudingan tersebut dan pihak Gedung Putih menyatakan laporan itu tidak benar. Meski demikian, kerja sama intelijen tingkat tinggi antar sekutu masih berlangsung, tetapi pejabat AS disarankan untuk berhati-hati ekstra dalam kegiatan bilateral.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah semua klaim pengintaian tersebut akurat dan motifnya. Tim redaksi masih memverifikasi informasi ini dan akan memperbarui laporan bila ada konfirmasi lebih lanjut.

Photo by: Andrew Patrick Photo, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.