Israel Melanjutkan Serangan ke Lebanon Meski Iran Diklaim Termasuk dalam Potensi Kesepakatan
Berdasarkan laporan, Israel terus melancarkan serangan di wilayah Lebanon meskipun Iran menyatakan negara itu termasuk dalam memorandum pemahaman potensial dengan Amerika Serikat. Menurut data dari media regional dan pernyataan militer Israel, IDF melaporkan bahwa 10 komandan lapangan Hezbollah tewas dalam serangkaian serangan yang diklaim menargetkan jaringan militan dan fasilitas sekitar perbatasan.
Hingga laporan ini ditulis, serangan udara dan tembakan artileri dilaporkan berlanjut di beberapa titik selatan Lebanon, sementara sebuah drone dilaporkan meledak di utara Israel dalam rangkaian eskalasi regional. Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan balasan Israel dilakukan setelah beberapa kali peluncuran drone dan serangan jarak jauh yang dikaitkan dengan kelompok bersenjata di Lebanon.
Berdasarkan pernyataan pejabat, terdapat klaim kontradiktif mengenai isi draf kesepakatan antara Washington dan Teheran: Iran dan sekutu regionalnya menyebut adanya penghentian permusuhan yang mencakup Lebanon, sementara pejabat AS menyatakan beberapa laporan Iran tidak akurat dan Israel menolak kondisi yang dianggap mengharuskannya mundur dari zona keamanan. Menurut data diplomatik, beberapa pihak menyatakan draf kesepakatan hampir selesai, namun rincian tetap diperdebatkan.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah inklusi Iran dalam draf memorandum tersebut membatasi langkah militer Israel di Lebanon. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim dari kedua belah pihak dan laporan di lapangan, termasuk angka korban dan rincian operasi militer.
Photo by: Tomer Dahari, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel