Iran Menangguhkan Semua Pembicaraan Damai sebagai Protes Serangan Israel di Lebanon
Berdasarkan laporan, Republik Islam Iran mengumumkan penangguhan semua kontak melalui perantara dengan Amerika Serikat sebagai protes atas ofensif militer Israel di Lebanon. Menurut data yang dikutip pejabat Iran, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan bahwa “pelanggaran gencatan senjata yang tegas di satu front adalah pelanggaran gencatan senjata di seluruh front”, dan menuduh AS serta Israel bertanggung jawab atas eskalasi tersebut. Hingga laporan ini ditulis, Tehran — melalui kantor berita yang selaras dengan Korps Pengawal Revolusi Islam — juga menyatakan menghentikan partisipasinya dalam pembicaraan yang dirancang untuk mengakhiri blokade Selat Hormuz. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian penuh langkah ini dan dampaknya terhadap negosiasi yang tengah berjalan. Sumber lokal menyebutkan ancaman Tehran untuk menutup Selat Hormuz dan meningkatkan tekanan maritim sebagai respons jika operasi militer Israel berlanjut. Tim redaksi masih memverifikasi klaim tambahan terkait serangkaian serangan lintas batas dan laporan tentang tindakan militer di kawasan Teluk serta pernyataan resmi dari pihak AS dan Israel.
Photo by: Saifee Art, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship