Merz: Kesepakatan AS-Iran Harus Ditegakkan saat G7 Mendukung Akord Iran harus meninggalkan AS beberapa jam setelah setiap laga Piala Dunia, kata pejabat Korban Jiwa di Gaza Lampaui 73.000, Jenazah Terus Ditemukan Iran Ancam ‘Balasan Keras’ ke Israel Jika Serangan di Lebanon Berlanjut Departemen Kehakiman AS Menjerat Lima Pria atas Dugaan Rencana Serangan pada Acara UFC di Halaman Selatan Gedung Putih Setelah Keberatan AS, Israel Ganti Operasi Militer di Gaza dengan “Pencaplokan Diam-diam” Tentara Israel Klaim Mencegat Roket Hezbollah di Selatan Lebanon Perang Menghilangkan Ruang Bermain dan Tempat Aman bagi Anak-anak Gaza Majelis Organisasi HAM Palestina: Kelompok Bersenjata Terkait Pendudukan Mengancam Warga Sipil di Gaza AS, Iran dan Hezbollah Bersitegang soal Ketentuan Kabur Perjanjian Gencatan Senjata Merz: Kesepakatan AS-Iran Harus Ditegakkan saat G7 Mendukung Akord Iran harus meninggalkan AS beberapa jam setelah setiap laga Piala Dunia, kata pejabat Korban Jiwa di Gaza Lampaui 73.000, Jenazah Terus Ditemukan Iran Ancam ‘Balasan Keras’ ke Israel Jika Serangan di Lebanon Berlanjut Departemen Kehakiman AS Menjerat Lima Pria atas Dugaan Rencana Serangan pada Acara UFC di Halaman Selatan Gedung Putih Setelah Keberatan AS, Israel Ganti Operasi Militer di Gaza dengan “Pencaplokan Diam-diam” Tentara Israel Klaim Mencegat Roket Hezbollah di Selatan Lebanon Perang Menghilangkan Ruang Bermain dan Tempat Aman bagi Anak-anak Gaza Majelis Organisasi HAM Palestina: Kelompok Bersenjata Terkait Pendudukan Mengancam Warga Sipil di Gaza AS, Iran dan Hezbollah Bersitegang soal Ketentuan Kabur Perjanjian Gencatan Senjata

Iran harus meninggalkan AS beberapa jam setelah setiap laga Piala Dunia, kata pejabat

Admin June 17, 2026 at 07:04
Iran harus meninggalkan AS beberapa jam setelah setiap laga Piala Dunia, kata pejabat

Berdasarkan laporan Associated Press, The Hill, dan CBS News, tim nasional sepak bola Iran diperintahkan meninggalkan Amerika Serikat beberapa jam setelah setiap pertandingan Piala Dunia dan kembali ke basis latihan mereka di Tijuana, Meksiko.

Menurut data dari pejabat Gedung Putih, kebijakan “match day minus one” mengharuskan skuad Iran tiba di AS sehari sebelum laga dan langsung meninggalkan negara itu pada malam yang sama. Andrew Giuliani, direktur gugus tugas FIFA di Gedung Putih, menyebut aturan itu sudah ditetapkan sebelumnya dengan alasan keamanan terkait konflik yang sedang berlangsung antara AS, Israel, dan Iran.

Hingga laporan ini ditulis, beberapa staf pendukung Iran dilaporkan mengalami penolakan visa dan beberapa pemain menghadapi kendala administratif; namun Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa masalah visa untuk pemain kunci telah diselesaikan agar mereka dapat mengikuti pertandingan berikutnya.

Sumber lokal menyebutkan pelatih Amir Ghalenoei dan kapten Mehdi Taremi mengkritik kebijakan tersebut, menilai aturan keberangkatan segera setelah laga mengurangi waktu pemulihan dan menyebabkan kelelahan serta kram pemain setelah pertandingan melawan Selandia Baru di SoFi Stadium.

Mehdi Torabi dilaporkan menerima visa baru setelah visa sebelumnya kedaluwarsa ketika tim kembali ke Meksiko usai pertandingan melawan Selandia Baru; Tim redaksi masih memverifikasi detail administrasi visa tersebut.

Belum dapat diverifikasi secara independen klaim bahwa beberapa staf yang ditolak memiliki keterkaitan dengan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC); pejabat AS mengatakan penolakan beberapa visa berkaitan dengan kekhawatiran keamanan.

Berdasarkan laporan CBS News, meskipun ada ketegangan geopolitik dan protes dari komunitas diaspora, pertandingan tetap berlangsung di depan kerumunan besar warga Iran-Amerika. Menurut data penyelenggara, protokol perjalanan itu sudah diberitahukan sebelumnya, tetapi pihak federasi Iran menyatakan aturan tersebut mengganggu ritme tim. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim dari kedua belah pihak.

Photo by: The Six, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.