Suriah Bergabung dengan ‘Kelompok Teman’ Anti-Perdagangan Manusia Berbasis Teknologi, Umumkan Albi Iran: Pemahaman Tercapai pada Sebagian Besar Isu dalam Pembicaraan dengan AS Ketua Federasi Sepak Bola Palestina Ditolak Visa AS untuk Hadiri Piala Dunia 2026 UAE bantah melepaskan atau memindahkan dana Iran yang dibekukan Paus Peringatkan Penyelundup Manusia Hadapi Murka Tuhan Setelah Menghapus “Garis Kuning” dan Melanggar Gencatan Senjata… Apakah Netanyahu Mengubur Kesepakatan Gaza? UEA Setuju Lepaskan Miliaran untuk Iran di Tengah Perang AS-Israel: Laporan Melmastia: Tradisi Keramahan Ekstrem dalam Budaya Pashtun Trump Sebut Unggahan Menlu Iran Soal Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran “Sangat Positif” Hamas: Israel Perluas ‘Garis Kuning’ di Gaza untuk Menggagalkan Pembicaraan Gencatan Senjata Suriah Bergabung dengan ‘Kelompok Teman’ Anti-Perdagangan Manusia Berbasis Teknologi, Umumkan Albi Iran: Pemahaman Tercapai pada Sebagian Besar Isu dalam Pembicaraan dengan AS Ketua Federasi Sepak Bola Palestina Ditolak Visa AS untuk Hadiri Piala Dunia 2026 UAE bantah melepaskan atau memindahkan dana Iran yang dibekukan Paus Peringatkan Penyelundup Manusia Hadapi Murka Tuhan Setelah Menghapus “Garis Kuning” dan Melanggar Gencatan Senjata… Apakah Netanyahu Mengubur Kesepakatan Gaza? UEA Setuju Lepaskan Miliaran untuk Iran di Tengah Perang AS-Israel: Laporan Melmastia: Tradisi Keramahan Ekstrem dalam Budaya Pashtun Trump Sebut Unggahan Menlu Iran Soal Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran “Sangat Positif” Hamas: Israel Perluas ‘Garis Kuning’ di Gaza untuk Menggagalkan Pembicaraan Gencatan Senjata

AS dan Iran Bertukar Serangan, Gencatan Senjata Terancam Runtuh

Admin June 11, 2026 at 13:09
AS dan Iran Bertukar Serangan, Gencatan Senjata Terancam Runtuh

Berdasarkan laporan, Iran mengaku melancarkan serangan ke beberapa negara Teluk sebagai pembalasan atas serangan AS semalam, menandai eskalasi yang memperlemah peluang gencatan senjata di kawasan.

Menurut data yang disampaikan otoritas Iran, serangan tersebut menargetkan instalasi yang terkait dengan kehadiran militer AS di wilayah Teluk. DW melaporkan Presiden AS sempat mengatakan Iran akan “pay the price” (membayar harga) atas terhambatnya negosiasi, pernyataan yang dianggap memicu gelombang serangan balasan.

Sumber lokal menyebutkan warga mendengar ledakan dan terlihat kolaborasi upaya evakuasi di beberapa titik pesisir. Hingga laporan ini ditulis, klaim mengenai lokasi sasaran, jumlah korban, dan kerusakan belum dapat diverifikasi secara independen.

Beberapa pihak negara Teluk mengeluarkan kecaman sementara diplomasi internasional mendesak deeskalasi. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan perkembangan terbaru dari kedua belah pihak.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.