Trump: Kesepakatan Damai dengan Iran Bisa Ditandatangani Minggu, Selat Hormuz Akan Dibuka Segera Hujra: Rumah Pertemuan Komunitas yang Melestarikan Nilai Islam dan Budaya Pashtun Kementerian Dalam Negeri: Penangkapan Tersangka Pelanggaran Keamanan di Daraa pada Masa Rezim Sebelumnya Penutupan Sekitar 50 Ribu Rekening: Mengapa Bank of Palestine Memperkecil Ruang Gerak Warga Gaza? Starmer Sampaikan Rencana Investasi Pertahanan ke Sekjen NATO Jelang KTT Ankara Seorang Palestina Gugur dan Beberapa Terluka Akibat Serangan Drone Israel di Kamp Al-Bureij Salnfa di Rif Latakia Perkuat Posisi Pariwisata dengan Proyek Baru Dukung Investasi Pasukan Israel Gugurkan Pekerja Munisipal Palestina di Pusat Gaza Israel Melanjutkan Serangan ke Lebanon Meski Iran Diklaim Termasuk dalam Potensi Kesepakatan Serangan Israel di Nabatieh Tewaskan Satu Warga Sipil Trump: Kesepakatan Damai dengan Iran Bisa Ditandatangani Minggu, Selat Hormuz Akan Dibuka Segera Hujra: Rumah Pertemuan Komunitas yang Melestarikan Nilai Islam dan Budaya Pashtun Kementerian Dalam Negeri: Penangkapan Tersangka Pelanggaran Keamanan di Daraa pada Masa Rezim Sebelumnya Penutupan Sekitar 50 Ribu Rekening: Mengapa Bank of Palestine Memperkecil Ruang Gerak Warga Gaza? Starmer Sampaikan Rencana Investasi Pertahanan ke Sekjen NATO Jelang KTT Ankara Seorang Palestina Gugur dan Beberapa Terluka Akibat Serangan Drone Israel di Kamp Al-Bureij Salnfa di Rif Latakia Perkuat Posisi Pariwisata dengan Proyek Baru Dukung Investasi Pasukan Israel Gugurkan Pekerja Munisipal Palestina di Pusat Gaza Israel Melanjutkan Serangan ke Lebanon Meski Iran Diklaim Termasuk dalam Potensi Kesepakatan Serangan Israel di Nabatieh Tewaskan Satu Warga Sipil

Aktivis Italia dalam Flotila Bantuan Gaza Tuding Israel Melakukan Penyiksaan

Admin June 4, 2026 at 05:03
Aktivis Italia dalam Flotila Bantuan Gaza Tuding Israel Melakukan Penyiksaan

Berdasarkan laporan, aktivis asal Italia yang ambil bagian dalam flotila bantuan kemanusiaan Global Sumud menyatakan bahwa ketika kapal mereka diserang oleh pasukan Israel di Mediterania, beberapa aktivis diculik dan mengalami perlakuan yang menurut mereka memenuhi kriteria penyiksaan.

Menurut data yang disampaikan pada konferensi pers di Roma oleh Antonio La Piccirella, peserta misi Musim Semi 2026, ada dua serangan terpisah: satu di perairan antara Italia dan Yunani, dan satu lagi yang terjadi pada siang hari di wilayah lain di Mediterania. “Kali ini, tentara Israel merespons flotila jauh lebih keras,” kata La Piccirella, dikutip oleh laporan media.

Sumber lokal menyebutkan bahwa dalam serangan antara Italia dan Yunani, dua anggota kelompok diculik oleh pasukan yang menaiki kapal mereka. Para aktivis juga melaporkan perlakuan yang mereka gambarkan sebagai penyiksaan serta pelecehan fisik dan psikologis selama penahanan singkat.

Berdasarkan laporan, para aktivis menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional karena menyerang misi bantuan kemanusiaan dan melakukan penculikan di perairan internasional. Hingga laporan ini ditulis, militer Israel belum memberikan konfirmasi resmi terkait tuduhan penyiksaan dan penculikan itu.

Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tentang penyiksaan yang disampaikan para aktivis. Menurut data yang beredar, organisasi kemanusiaan dan beberapa pihak di Eropa telah menyatakan keprihatinan dan menyerukan penyelidikan mendalam.

Tim redaksi masih memverifikasi kronologi lengkap kejadian, jumlah pasti orang yang diculik, serta perincian kondisi mereka setelah insiden. Jika ada perkembangan baru, laporan ini akan diperbarui.

Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.