Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Waktunya Mengecam Telah Berakhir: Utusan Palestina di PBB Mendesak Akhiri Aneksasi Israel

Admin June 30, 2026 at 03:04
Waktunya Mengecam Telah Berakhir: Utusan Palestina di PBB Mendesak Akhiri Aneksasi Israel

Berdasarkan laporan Anadolu, Utusan Tetap Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Riyad Mansour pada Rabu menyerukan diakhirinya aneksasi Israel atas tanah Palestina dan memperingatkan bahwa “waktunya untuk sekadar mengecam telah berakhir”.

Menurut data yang disampaikan Mansour di Dewan Keamanan PBB, Israel “telah secara tidak sah menguasai lebih dari 70% Jalur Gaza” dan “secara efektif menganeksasi lebih dari 60% Tepi Barat serta seluruh Yerusalem Timur.” Pernyataan ini, menurut Mansour, menjadikan aneksasi “sebuah tindakan perang” yang “mematikan semua upaya perdamaian” dan “tidak dapat ditawar-tawar.” Belum dapat diverifikasi secara independen klaim persentase yang disampaikan dalam pidato tersebut.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Israel terhadap seruan Mansour. Sumber lokal menyebutkan ketegangan tetap tinggi di beberapa wilayah yang disengketakan, namun Tim redaksi masih memverifikasi rincian tentang insiden-insiden setempat dan korban jiwa yang mungkin terkait.

Mansour menegaskan bahwa tindakan Israel “tidak hanya ilegal” tetapi juga bertentangan dengan berbagai prinsip hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan. Dia mendesak komunitas internasional untuk mengambil langkah nyata, bukan hanya kecaman verbal, agar penguasaan wilayah oleh kekuatan pendudukan tidak menjadi status quo yang diterima.

Pernyataan Mansour disampaikan saat perhatian dunia tetap fokus pada langkah-langkah yang dianggap memperkuat atau mengabadikan pendudukan di wilayah Palestina. Hingga kini, klaim-klaim tentang aneksasi, tingkat penguasaan wilayah, dan dampak lapangan terus menjadi bahan perdebatan diplomatik dan hukum internasional, dan Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah rincian yang disebutkan dalam pernyataan tersebut.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan pihak-pihak terkait dan dokumen resmi yang disebutkan selama sesi Dewan Keamanan. Laporan ini akan diperbarui ketika informasi tambahan dapat dikonfirmasi.

Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.