Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan Siria dan Jepang Bahas Penguatan Hubungan Ekonomi Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan Siria dan Jepang Bahas Penguatan Hubungan Ekonomi

Wakil Presiden AS: Amerika akan Merespons Jika Iran Menyerang Kapal di Selat Hormuz

Admin July 9, 2026 at 03:07
Wakil Presiden AS: Amerika akan Merespons Jika Iran Menyerang Kapal di Selat Hormuz

Berdasarkan laporan, Wakil Presiden AS J.D. Vance menyatakan Washington akan melanjutkan serangan militer jika Iran kembali menargetkan kapal komersial di Selat Hormuz. Pernyataan itu disampaikan Vance kepada wartawan saat kunjungan ke Milwaukee, Wisconsin.

Menurut data yang dipaparkan oleh pejabat AS, pemblokiran angkatan laut AS dicabut setelah Teheran berjanji menghentikan penargetan terhadap kapal di jalur perairan strategis tersebut. “Kesepakatan dasar yang kami buat adalah kami akan mengangkat blokade jika kalian berhenti menembak kapal, tetapi jika kalian menembak kapal, kami akan membalas, dan kami akan membalas lebih keras dari sebelumnya,” kata Vance, mengulang pernyataan pemerintah yang dilaporkan Anadolu.

Hingga laporan ini ditulis, pihak berwenang AS mengatakan Iran kembali melakukan serangan terhadap kapal sekitar satu minggu setelah perjanjian itu ditandatangani. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian penuh mengenai serangan terakhir atau klaim pelanggaran perjanjian tersebut.

Sumber lokal menyebutkan beberapa insiden serangan terhadap kapal terjadi di perairan sekitar Selat Hormuz, namun informasi tentang kerusakan atau korban masih terbatas. Menurut data awal dari pihak militer AS, langkah tanggapan akan disesuaikan jika serangan berlanjut.

Belum dilaporkan korban jiwa dalam insiden-insiden yang disebutkan kepada publik hingga saat ini, dan klaim-klaim kedua belah pihak masih memicu ketegangan diplomatik. Tim redaksi masih memverifikasi seluruh pernyataan dan kronologi kejadian dari sumber independen sebelum publikasi selanjutnya.

Photo by: Murat Ak, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.