Darurat Dinyatakan Setelah Gempa Kuat Guncang Venezuela; Pejabat Wanti-wanti Kerusakan Luas dan Korban Banyak
Berdasarkan laporan, pemerintah Venezuela telah menyatakan keadaan darurat setelah dua gempa kuat mengguncang wilayah dekat ibu kota Caracas, menyebabkan bangunan runtuh dan kepanikan di jalan-jalan. Menurut data USGS, gempa pertama berkekuatan 7,2 diikuti 39 detik kemudian oleh gempa kedua berkekuatan 7,5, dengan episentrum di dekat komunitas pesisir Morón.
Sumber lokal menyebutkan bahwa kawasan Altamira di Caracas mengalami kerusakan parah: beberapa blok apartemen, termasuk Residencias Obelisco, dilaporkan runtuh. Relawan, tenaga medis, dan keluarga korban bergegas ke lokasi untuk mencoba menyelamatkan orang yang tertimbun reruntuhan. “Saya tinggal jauh, tapi saya datang dengan motor secepat mungkin,” kata José Morillo saat tiba di luar sebuah gedung yang roboh.
Menurut laporan awal, infrastruktur penting seperti bandara dan beberapa fasilitas pantai juga mengalami kerusakan. Sebuah peringatan tsunami singkat untuk kawasan Karibia sempat dikeluarkan dan kemudian dicabut. Pejabat keamanan nasional memperingatkan masyarakat untuk tetap di luar gedung karena risiko gempa susulan dan runtuhan.
Hingga laporan ini ditulis, upaya penyelamatan masih berlangsung dan jumlah korban belum dapat diverifikasi secara independen. Menurut beberapa estimasi awal, termasuk peringatan USGS yang berisikan kisaran sangat luas, korban jiwa bisa mencapai angka ribuan hingga puluhan ribu, namun angka tersebut belum dikonfirmasi oleh otoritas setempat.
Belum dapat diverifikasi secara independen pula detail lengkap mengenai korban dan kerugian materi. Tim redaksi masih memverifikasi informasi dari sumber resmi dan lokal, serta akan memperbarui berita seiring masuknya konfirmasi lebih lanjut.
Photo by: Franklin Peña Gutierrez, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel