Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

US Centcom: Iran Luncurkan Beberapa Misil Balistik ke Pasukan AS

Admin July 29, 2026 at 06:03
US Centcom: Iran Luncurkan Beberapa Misil Balistik ke Pasukan AS

Berdasarkan laporan dari U.S. Central Command (Centcom) pada 28 Juli 2026, pasukan Iran meluncurkan beberapa misil balistik dalam apa yang disebut Centcom sebagai upaya serangan kejutan terhadap pasukan AS yang berbasis di Timur Tengah. Menurut data pernyataan Centcom di platform X, semua misil Iran berhasil diintersep dan pasukan AS tetap waspada serta berada pada tingkat kesiagaan tinggi.

Axios juga melaporkan pada hari yang sama bahwa misil-misil tersebut diluncurkan menuju sebuah pangkalan AS di Yordania, mengutip seorang pejabat AS. Hingga laporan ini ditulis, Centcom menyatakan tidak ada serangan yang berhasil mengenai sasaran.

Menurut data analisis dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) yang dilaporkan Associated Press, konflik yang berlangsung telah sangat mengurangi stok interceptor pertahanan udara maju AS; persediaan interceptor Patriot diperkirakan turun sekitar 65% sementara interceptor THAAD berkurang setidaknya 38%. Penurunan ini, menurut para ahli, dapat memaksa militer AS untuk menghemat amunisi dengan menembakkan lebih sedikit interceptor terhadap ancaman yang masuk, sehingga meningkatkan risiko keberhasilan serangan di masa depan.

Sebelumnya, Los Angeles Times melaporkan bahwa serangkaian serangan misil dan drone Iran pada Juli 2026 menewaskan tiga anggota layanan AS di wilayah Yordania. Sumber lokal menyebutkan insiden-insiden sebelumnya ini meningkatkan ketegangan di kawasan dan menimbulkan tekanan domestik di Yordania terkait kehadiran pasukan AS.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah peluncuran misil yang dilaporkan Centcom terkait langsung dengan insiden-insiden sebelumnya atau merupakan peristiwa terpisah. Hingga laporan ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pejabat Iran yang menanggapi klaim peluncuran misil tersebut.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui berita ini apabila informasi tambahan tersedia.

Photo by: Serhii Bondarchuk, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.