Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Rosie O’Donnell: Trump ‘cukup sakit — dan semakin memburuk setiap hari’ usai Presiden unggah video AI yang menyerangnya

Admin July 3, 2026 at 06:06
Rosie O’Donnell: Trump ‘cukup sakit — dan semakin memburuk setiap hari’ usai Presiden unggah video AI yang menyerangnya

Berdasarkan laporan The Guardian, aktris dan pengkritik Donald Trump, Rosie O’Donnell, menyatakan bahwa Presiden “quite ill – and getting worse daily” setelah Trump memposting video buatan kecerdasan buatan (AI) yang menyerangnya.

Video tersebut, yang dibagikan melalui akun resmi Gedung Putih, menampilkan testimonial dari hasil render AI O’Donnell dan lima kritikus Hollywood lainnya, menurut laporan. Sumber lokal menyebutkan unggahan itu langsung memicu perdebatan luas mengenai etika dan batas penggunaan deepfake dalam politik.

Menurut data yang beredar di platform media sosial, klip AI itu menampilkan figur-figur publik yang seolah-olah mengakui kritik mereka terhadap Trump. Para pakar media dan privasi mengkritik penggunaan teknologi ini, memperingatkan potensi manipulasi opini publik dan dampak terhadap reputasi individu.

O’Donnell mengatakan kepada The Guardian bahwa unggahan tersebut merupakan indikasi kondisi kesehatan Trump dan menegaskan bahwa sang presiden “cukup sakit” serta kondisinya “semakin memburuk setiap hari”.

Hingga laporan ini ditulis, Gedung Putih belum mengeluarkan pernyataan resmi yang menjelaskan tujuan atau konteks unggahan tersebut. Beberapa pihak menyerukan klarifikasi dari tim komunikasi kepresidenan terkait penggunaan materi yang dihasilkan AI dan izin pemakaian citra para selebriti.

Belum dapat diverifikasi secara independen klaim mengenai kondisi kesehatan Presiden yang disampaikan O’Donnell. Tim redaksi masih memverifikasi isi video AI, termasuk apakah ada pemrosesan atau manipulasi tambahan terhadap rekaman dan klaim yang menyertainya.

Isu ini muncul di tengah upaya industri hiburan dan regulator untuk mendorong aturan yang lebih ketat terkait penggunaan representasi digital tanpa izin. Menurut data dari berbagai laporan, perdebatan juga melibatkan tanggung jawab perusahaan teknologi dalam mencegah penyalahgunaan AI untuk menciptakan konten menyesatkan.

Tim redaksi masih memverifikasi perkembangan lebih lanjut dan akan mengabarkan jika ada konfirmasi resmi atau bukti tambahan terkait klaim kesehatan dan asal-usul video AI tersebut.

Photo by: Allen Beilschmidt sr., Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.