Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

Trump: Iran Minta Lanjutan ‘Pembicaraan’, Gencatan Senjata Dinilai ‘Selesai’

Admin July 11, 2026 at 00:05
Trump: Iran Minta Lanjutan ‘Pembicaraan’, Gencatan Senjata Dinilai ‘Selesai’

Berdasarkan laporan Anadolu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Republik Islam Iran meminta Washington untuk melanjutkan “pembicaraan” dan bahwa AS telah menyetujui permintaan itu, namun secara bersamaan menegaskan bahwa gencatan senjata antara kedua negara “sudah berakhir”.

Menurut data yang beredar, Trump menulis di platform media sosialnya Truth Social bahwa “The Islamic Republic of Iran has asked us to continue ‘talks.’ We have agreed to do so, but the United States has stated to them, in no uncertain terms, that the Cease Fire is OVER!” Pernyataan itu mengindikasikan jalan diplomasi tetap terbuka meskipun ketegangan militer dinyatakan kembali memuncak.

Sumber lokal menyebutkan bahwa pekan-pekan terakhir diwarnai serangkaian serangan balasan dan insiden terhadap kapal dagang di Selat Hormuz serta beberapa serangan udara yang menimpa wilayah Iran. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Teheran mengenai rincian permintaan untuk melanjutkan pembicaraan atau respons formal terhadap pernyataan Trump.

Dalam wawancara terpisah dengan New York Post, Trump juga mengatakan ia telah memberi instruksi agar Amerika melakukan serangan besar-besaran terhadap Iran jika Teheran berhasil melakukan percobaan pembunuhan terhadap dirinya. Pernyataan tentang instruksi militer tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan memerlukan klarifikasi dari sumber resmi militer AS.

Tim redaksi masih memverifikasi beberapa klaim yang disampaikan, termasuk detail permintaan Iran dan langkah-langkah yang disetujui kedua belah pihak dalam proses pembicaraan. Sementara itu, mediator regional — dilaporkan melalui beberapa sumber internasional — mencoba meredakan ketegangan dan mendorong jalur diplomasi teknis untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ada perubahan konkret di lapangan terkait gencatan senjata yang sebelumnya diberlakukan, atau apakah pernyataan mengenai “selesainya” gencatan senjata akan langsung berdampak pada operasi militer di kawasan. Perkembangan selanjutnya akan terus dipantau dan dilaporkan setelah verifikasi lebih lanjut.

Photo by: Nothing Ahead, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.