Trump: AS Miliki ‘Pemahaman’ dengan Israel tentang Kesepakatan Pembongkaran Senjata Hamas
Berdasarkan laporan dari sejumlah media internasional, Presiden AS Donald Trump menyatakan adanya “pemahaman” antara Amerika Serikat dan Israel terkait sebuah rencana yang mengatur pembongkaran senjata Hamas sebagai imbalan atas penarikan penuh pasukan Israel dari Jalur Gaza.
Menurut data yang beredar, rencana tersebut merupakan bagian dari paket 20 poin yang mencakup penghancuran jaringan terowongan Hamas, pembentukan pemerintahan teknokrat Palestina, serta penempatan pasukan keamanan internasional. Senjata militan diklaim akan diserahkan kepada sebuah “Komite Nasional” Palestina dan dipantau oleh pasukan stabilisasi internasional, bukan langsung kepada Israel.
Sumber lokal menyebutkan bahwa perwakilan Hamas dan beberapa faksi Palestina lainnya telah menandatangani kesepakatan awal untuk memulai proses pembongkaran bertahap. Namun, hingga laporan ini ditulis, pemerintah Israel belum menyatakan persetujuan resmi terhadap kerangka tersebut dan beberapa menteri sayap kanan Israel dilaporkan menentang gagasan penarikan tanpa jaminan keamanan yang tegas.
Menurut data dari pemberitaan lain, dekomisioning senjata berat dan infrastruktur yang terkait diperkirakan bisa memakan waktu hingga 350 hari dalam tahapan yang diawasi. Selain itu, rencana ini dihadapkan pada hambatan politik dan keraguan, termasuk kekhawatiran pejabat AS dan Israel tentang apakah kelompok bersenjata akan memenuhi komitmen mereka.
Hingga laporan ini ditulis, klaim adanya “pemahaman” antara Trump dan Israel belum didukung oleh pernyataan resmi penuh dari pemerintah Israel. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah semua pihak yang disebut sepakat pada seluruh rincian rencana.
Sumber juga mencatat bahwa proses ini berlangsung di tengah ketegangan regional yang memburuk, termasuk operasi militer yang melibatkan kekuatan AS dan Israel terhadap Iran, yang menurut laporan berkontribusi pada ketidakstabilan situasi.
Tim redaksi masih memverifikasi detail lebih lanjut terkait siapa saja yang menandatangani, kerangka waktu implementasi, serta mekanisme pengawasan internasional yang akan ditugaskan untuk memantau penyerahan senjata dan penarikan pasukan.
Photo by: Saifee Art, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel