Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya

Tiga Jemaah Gugur, Dua Pelaku Tewas dalam Penembakan di Masjid San Diego

Admin May 19, 2026 at 12:04
Tiga Jemaah Gugur, Dua Pelaku Tewas dalam Penembakan di Masjid San Diego

Berdasarkan laporan, lima orang tewas setelah dua remaja bersenjata menembaki Islamic Center of San Diego, masjid terbesar di wilayah tersebut di negara bagian California, Amerika Serikat. Menurut data dari Associated Press, para pelaku berusia 17 dan 18 tahun; mereka menewaskan tiga pria di dalam masjid — yang merupakan jemaah — sehingga disebut gugur, sebelum kedua pelaku tewas akibat luka tembak yang diduga tembakan sendiri. Hingga laporan ini ditulis, polisi San Diego menyatakan sedang menyelidiki insiden tersebut sebagai kemungkinan kejahatan kebencian dan menemukan bukti berupa apa yang digambarkan sebagai “retorika kebencian” oleh pelaku. Klaim tentang motif tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber lokal menyebutkan bahwa petugas keamanan masjid, Amin Abdullah, dipuji karena tindakan heroiknya yang dinilai mencegah korban lebih banyak, dan tidak ada siswa dari sekolah yang terkait dengan masjid yang mengalami cedera. Tim redaksi masih memverifikasi beberapa detail kejadian, termasuk kronologi penuh dan latar belakang pelaku. Pihak berwenang terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum mengeluarkan keterangan akhir terkait motif dan kronologi lengkap insiden.

Photo by: Muhammad Abdullah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.