Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump

Admin May 30, 2026 at 01:04
The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump

Berdasarkan laporan The Guardian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan pasukan untuk memperluas kendali militer atas Jalur Gaza hingga 70% dari wilayah, langkah yang dinilai banyak pihak menggagalkan kerangka gencatan senjata yang dimediasi AS dan rencana damai yang berkaitan dengan inisiatif mantan presiden Trump.

Menurut data dari beberapa media internasional, gencatan senjata sebelumnya menetapkan garis kendali di kisaran 53%, sementara penguasaan saat ini dilaporkan berada di kisaran 60–64%; perintah baru menaikkan target penguasaan menjadi 70%.

Sumber lokal menyebutkan ada pembahasan tentang skema “migrasi sukarela” dan keterlibatan milisi yang didorong untuk mengosongkan penduduk dari zona yang ditandai, sehingga memungkinkan pemindahan warga dan potensi penataan kembali wilayah — klaim ini Belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga laporan ini ditulis, serangkaian serangan dan operasi militer yang menyertai perintah tersebut dilaporkan telah menimbulkan ratusan gugur di kalangan warga Palestina dan memperburuk krisis kemanusiaan di kawasan yang sudah padat penduduk.

Langkah Pemerintah Israel ini dikritik oleh aktivis HAM dan pengamat internasional yang menilai ekspansi kendali tersebut berpotensi memaksa pemindahan besar-besaran, menimbulkan penderitaan kemanusiaan, dan meniadakan rincian perundingan yang telah disepakati sebelumnya.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah perintah tersebut akan diikuti oleh kebijakan pemukiman permanen atau tindakan lain yang lebih luas. Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan terkait, termasuk data korban, kronologi operasi militer, dan klaim tentang rencana pemindahan penduduk.

Photo by: brokenadmiral_, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.