Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran

Spionase, Penculikan, Pembunuhan: Kesaksian Ungkap Wajah Tersembunyi Milisi Kolaborator di Gaza

Admin June 23, 2026 at 02:09
Spionase, Penculikan, Pembunuhan: Kesaksian Ungkap Wajah Tersembunyi Milisi Kolaborator di Gaza

Berdasarkan laporan jaringan media yang memuat serangkaian kesaksian, wajah tersembunyi milisi kolaborator yang bekerja untuk kekuatan pendudukan di dalam Jalur Gaza mulai terkuak. Kesaksian itu, yang dikumpulkan dari warga dan saksi lapangan, menuduh adanya praktik spionase, penculikan, dan pembunuhan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok yang diduga bekerja sama dengan pihak pendudukan.

Menurut data yang disajikan dalam laporan, sejumlah warga direkrut dengan janji pekerjaan dan bantuan kemanusiaan, lalu dipaksa masuk ke dalam suatu jaringan keamanan tertutup yang membatasi kebebasan dan memaksa mereka melakukan kegiatan pengintaian terhadap tetangga dan keluarga. Sumber lokal menyebutkan bahwa teknik perekrutan memanfaatkan kebutuhan ekonomi dan krisis kemanusiaan di wilayah itu.

Kesaksian juga menyebutkan adanya operasi penculikan terhadap warga sipil dan aksi-aksi kekerasan yang berujung pada korban. Beberapa warga Palestina gugur dalam insiden-insiden yang menurut pelapor terkait dengan aktivitas milisi kolaborator tersebut. Para saksi menuduh bahwa sebagian dari tindakan kekerasan itu disertai upaya menutup jejak melalui intimidasi dan penyerangan terhadap mereka yang menolak bekerja sama.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang Israel yang mengkonfirmasi tuduhan tersebut, dan pihak-pihak terkait di Gaza juga belum memberikan rincian lengkap yang dapat diverifikasi. Belum dapat diverifikasi secara independen kebenaran semua klaim dan jumlah korban yang disebutkan dalam kesaksian.

Sumber lokal menyebutkan pula bahwa keluarga korban hidup dalam ketakutan dan enggan melapor karena khawatir akan pembalasan. Laporan itu mengindikasikan adanya pola yang berulang: perekrutan melalui janji bantuan, penggunaan intelijen lokal untuk tujuan keamanan pihak pendudukan, serta tindakan represif terhadap penentang.

Tim redaksi masih memverifikasi dokumen, kesaksian, dan bukti lapangan yang diserahkan kepada media. Kami akan memperbarui informasi ini bila terdapat konfirmasi tambahan dari sumber independen atau pernyataan resmi dari pihak terkait.

Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.