Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima

Admin May 28, 2026 at 14:04
Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima

Berdasarkan laporan, Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu menyatakan bahwa penempatan infrastruktur militer Amerika Serikat dan NATO di Afghanistan atau negara tetangga adalah tidak dapat diterima.

Menurut data yang dikutip media, Shoigu memperingatkan bahwa kehadiran fasilitas militer tersebut meningkatkan ketegangan regional dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Pernyataan itu disampaikan saat ia menilai perkembangan situasi keamanan di kawasan.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak Washington maupun NATO terkait pernyataan Shoigu. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim terkait lokasi spesifik atau jenis fasilitas militer yang dimaksud.

Sumber lokal menyebutkan adanya peningkatan aktivitas militer dan logistik di beberapa titik perbatasan, namun rincian lebih lanjut belum dipublikasikan. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan upaya konfirmasi dari pihak terkait sedang dilakukan.

Photo by: Anton Kudryashov, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.