Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Serangan Israel di Dekat Rumah Sakit Tyre Mengancam Pasien Termuda

Admin June 4, 2026 at 03:04
Serangan Israel di Dekat Rumah Sakit Tyre Mengancam Pasien Termuda

Berdasarkan laporan, Jabal Aamel Hospital di Tyre rusak parah setelah serangan Israel yang meratakan bangunan di sekitarnya, meninggalkan fasilitas medis dalam kondisi kritis dan seorang pasien anak — disebut sebagai pasien termuda — terancam keselamatannya. Menurut data yang dikumpulkan dari sumber lokal dan laporan media, serangan itu terjadi di tengah eskalasi yang lebih luas di wilayah selatan Lebanon; setidaknya sembilan orang tewas, termasuk dua paramedis dan seorang tentara. Sumber lokal menyebutkan bahwa kerusakan pada infrastruktur rumah sakit menyebabkan terputusnya pasokan listrik, gangguan pasokan oksigen, serta hambatan evakuasi pasien dan pengiriman obat-obatan.

Hingga laporan ini ditulis, staf medis dilaporkan bekerja di bawah kondisi darurat untuk merawat pasien yang masih berada di dalam bangunan, sementara keluarga pasien menuntut evakuasi aman. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian lengkap korban dan penyebab pasti kerusakan, termasuk apakah sasaran serangan adalah fasilitas sipil. Tim redaksi masih memverifikasi kronologi serangan dan jumlah pasti korban berdasarkan informasi tambahan dari sumber di lapangan dan lembaga kemanusiaan.

Insiden ini terjadi saat pembicaraan gencatan senjata yang rentan berlangsung menurut pengamat internasional, dan meningkatkan kekhawatiran tentang keselamatan fasilitas medis di zona konflik. Pihak berwenang setempat mendesak bantuan darurat dan akses kemanusiaan segera untuk memastikan perawatan bagi pasien, terutama anak-anak dan pasien kritis yang kini berada di posisi paling rentan.

Photo by: Noor Aldin Alwan, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.