Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Senator AS: Kembalinya Türkiye ke Program F-35 akan Perkuat Kapasitas Pertahanan NATO

Admin July 9, 2026 at 07:06
Senator AS: Kembalinya Türkiye ke Program F-35 akan Perkuat Kapasitas Pertahanan NATO

Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional dan pernyataan anggota Kongres AS, sejumlah senator Amerika Serikat menilai bahwa kembalinya Türkiye ke program jet tempur F-35 akan meningkatkan kapasitas pertahanan NATO.

Menurut data yang disampaikan oleh Sen. Jeanne Shaheen dan legislator lain di Capitol Hill, infrastruktur industri pertahanan Türkiye telah lama diakui dalam diskusi di Kongres karena kontribusinya terhadap interoperabilitas dan kesiapan aliansi. Para senator menyebut bahwa reintegrasi Türkiye ke program F-35 dapat memperkuat deterrence, memperluas kemampuan serangan bersama, serta meningkatkan pertukaran intelijen dan dukungan logistik di antara negara-negara anggota NATO.

Sumber lokal menyebutkan bahwa isu ini mengemuka kembali setelah pertemuan puncak NATO di Ankara, di mana pembicaraan mengenai pencabutan beberapa sanksi dan kemungkinan pengiriman awal pesawat F-35 dilaporkan menjadi bahan perdebatan. Beberapa laporan menyebut kemungkinan pengiriman awal enam pesawat, namun hal tersebut masih dikaji secara hukum terkait kepemilikan dan penggunaan sistem pertahanan Rusia S-400.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada keputusan resmi dari pemerintah AS mengenai pencabutan penuh pembatasan atau tanggal pasti reintegrasi Türkiye ke program F-35. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah semua persyaratan hukum dan keamanan yang dipersyaratkan oleh Kongres telah terpenuhi atau akan dipenuhi.

Para senator yang mendukung kembalinya Türkiye menekankan pentingnya mengedepankan kepentingan kolektif NATO dan memperbaiki hubungan transatlantik. Sementara itu, beberapa negara sekutu serta sejumlah anggota parlemen AS terus menyuarakan kekhawatiran terkait implikasi keamanan regional dan interoperabilitas sistem.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan pernyataan resmi dari pemerintah AS dan pemerintahan Türkiye terkait status program F-35. Informasi tambahan akan diperbarui setelah verifikasi lebih lanjut.

Photo by: Abdülaziz, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.