Kemenlu Saudi: Serangan di Irak Dilakukan atas Hak Bela Diri
Berdasarkan laporan, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan bahwa serangan yang dilancarkan oleh angkatan bersenjata Saudi pada Rabu terhadap milisi yang disebut-sebut terkait Iran di Irak dilakukan sebagai tanggapan atas penargetan fasilitas minyak Saudi.
Menurut data yang disampaikan dalam pernyataan kementerian dan dikutip oleh kantor berita resmi Saudi (WAS), operasi itu dilakukan dalam koordinasi dengan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM). Pernyataan tersebut menegaskan bahwa serangan itu “berasal dari hak Kerajaan untuk membela diri yang dijamin oleh hukum internasional.”
Sumber lokal menyebutkan bahwa kelompok-kelompok yang menjadi sasaran memiliki kedekatan dengan Iran, namun klaim keterlibatan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Hingga laporan ini ditulis, belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan infrastruktur yang dapat dikonfirmasi oleh sumber independen.
Beberapa pihak yang diduga terkait menolak keterlibatan atau mengancam akan melakukan pembalasan, namun detail lebih lanjut mengenai respons mereka masih terbatas. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah serangan ini akan memicu eskalasi lebih luas di wilayah tersebut.
Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari pemerintah Irak dan laporan lapangan lain yang mungkin menjelaskan asal-usul serangan drone atau rudal yang memicu operasi balasan Saudi.
Photo by: Serra Nur Kaynak, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel