Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Sanksi AS terhadap penerbangan Sudan dikhawatirkan memperumit pembiayaan dan perdagangan

Admin June 29, 2026 at 01:05
Sanksi AS terhadap penerbangan Sudan dikhawatirkan memperumit pembiayaan dan perdagangan

Berdasarkan laporan dari Dabanga Radio TV Online, sanksi terbaru yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap sektor penerbangan Sudan dinilai berpotensi memperumit akses pembiayaan, asuransi, dan aktivitas perdagangan yang berkaitan dengan angkutan udara.

Menurut data yang disampaikan Pusat Studi dan Penelitian Penerbangan Sipil Sudan, langkah pemerintahan AS mencakup pembatasan yang dapat mempersulit perolehan suku cadang, layanan perawatan, serta pemeliharaan pesawat yang sering membutuhkan sistem pembayaran internasional dan jaringan pemasok global.

Sumber lokal menyebutkan beberapa perusahaan penerbangan Sudan tengah menunda atau mempertimbangkan pengurangan rute internasional karena kekhawatiran mengenai cakupan asuransi dan ketersediaan suku cadang. Hambatan seperti itu diperkirakan akan berdampak pada kapasitas angkut barang dan penjadwalan kargo, sehingga berisiko mengganggu rantai pasokan impor dan ekspor negara.

Hingga laporan ini ditulis, otoritas Sudan dan pejabat pemerintah AS belum mengeluarkan perincian teknis lengkap mengenai ruang lingkup dan pengecualian sanksi. Belum dapat diverifikasi secara independen sejauh mana dampak langsung telah terjadi pada maskapai besar seperti Sudan Airways atau operator kargo swasta.

Para analis menyoroti bahwa sanksi di sektor penerbangan seringkali berdampak tidak langsung pada sektor perbankan dan layanan keuangan—misalnya mempersulit transfer dana untuk pembelian bahan bakar, pembayaran sewa pesawat (leasing), dan pembayaran jasa perawatan. Dampak ini dapat memperpanjang waktu pengiriman barang dan menaikkan biaya operasi, yang pada akhirnya dirasakan oleh pedagang dan konsumen.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan-pernyataan pihak terkait dan sedang berupaya menghubungi sumber resmi di Sudan serta perwakilan AS untuk konfirmasi lebih lanjut. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah akan ada pengecualian bagi penerbangan kemanusiaan, bantuan internasional, atau layanan penerbangan sipil tertentu.

Photo by: Sergei Starostin, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.