Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

AS Sanksi Jaringan Global Pendukung Mahan Air dan Korps Garda Revolusi Iran

Admin July 31, 2026 at 12:02
AS Sanksi Jaringan Global Pendukung Mahan Air dan Korps Garda Revolusi Iran

Berdasarkan laporan, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap enam individu dan entitas yang berbasis di China, India, Rusia, dan Iran karena diduga mendukung Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dan jaringan transportasi utamanya, Mahan Air. Menurut data dari Departemen Keuangan dan Negara AS, langkah ini menargetkan apa yang disebut sebagai “Mahan Air Network” yang diidentifikasi sebagai maskapai pilihan IRGC untuk memindahkan senjata, personel militer, dan peralatan ke berbagai belahan dunia.

Menurut pernyataan juru bicara Departemen Luar Negeri Tommy Pigott, sanksi tersebut mencakup individu dan perusahaan yang menyediakan layanan perjalanan dan logistik yang memungkinkan pelatihan militer serta pengadaan sistem drone untuk Pasukan Qods IRGC. Departemen Keuangan menuduh Mahan Air memfasilitasi pelatihan militer dan pengadaan sistem drone dengan menyediakan layanan perjalanan untuk unit-unit terkait IRGC.

Hingga laporan ini ditulis, rincian lengkap tentang identitas keempat negara dan enam target sanksi telah diumumkan oleh otoritas AS. Sumber resmi juga menyebutkan satu perusahaan startup yang dituduh bertindak sebagai perusahaan depan IRGC telah menjadi salah satu sasaran sanksi. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tersebut di luar pernyataan pemerintah AS.

Sumber lokal menyebutkan jaringan ini diduga memanfaatkan rute-rute sipil dan sejumlah perusahaan perantara di beberapa negara untuk menyamarkan pergerakan personel dan peralatan. Dampak langsung terhadap operasi Mahan Air dan mitra jaringan di lapangan diperkirakan akan diuji dalam beberapa minggu mendatang.

Langkah AS ini, menurut analis, bertujuan mengganggu kemampuan Iran untuk mengirimkan persenjataan dan tenaga militer ke luar negeri serta membatasi akses IRGC terhadap rantai pasokan teknologi militer. Tim redaksi masih memverifikasi dampak jangka panjang dari sanksi tersebut serta respons dari pemerintah yang terkait dan pihak Mahan Air.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.