Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Rusia Gunakan Rudal Hipersonik Oreshnik dalam Serangan ke Kyiv, Sedikitnya Empat Orang Tewas

Admin May 24, 2026 at 18:04
Rusia Gunakan Rudal Hipersonik Oreshnik dalam Serangan ke Kyiv, Sedikitnya Empat Orang Tewas

Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, Rusia melancarkan serangan besar-besaran dengan menggunakan ratusan drone dan puluhan rudal ke ibu kota Ukraina, Kyiv, dan wilayah sekitarnya pada Rabu malam.

Menurut data yang dihimpun dari Associated Press dan media lain, serangan itu melibatkan sekitar 600 drone dan 90 rudal, dan mencatat penggunaan rudal balistik hipersonik “Oreshnik” untuk hanya ketiga kalinya sejak perang dimulai. Oreshnik, yang menurut klaim Moskow mampu melaju hingga Mach 10 dan sulit diintersepsi, dilaporkan menghantam wilayah kota di luar Kyiv.

Hingga laporan ini ditulis, setidaknya empat orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat hantaman yang merusak bangunan tempat tinggal, sekolah, pasar, dan infrastruktur sipil di sekitar ibu kota. Sumber lokal menyebutkan beberapa kawasan mengalami kerusakan parah dan kebakaran akibat ledakan.

Moskow menyatakan serangan tersebut sebagai pembalasan atas serangan Ukraina di wilayah yang diduduki, namun klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Presiden Ukraina dan pejabat setempat mengatakan serangan itu menyoroti kekurangan sistem pertahanan udara Barat yang efektif untuk menghadapi senjata hipersonik.

Prancis dan Jerman mengutuk penggunaan rudal Oreshnik oleh Rusia, menyebut serangan itu sebagai serangan terhadap sasaran sipil. Pernyataan kecaman juga datang dari sejumlah pemerintahan lain dan organisasi internasional yang menilai eskalasi tersebut berbahaya bagi warga sipil.

Belum dapat diverifikasi secara independen pula apakah korban yang tewas berasal dari kelompok agama atau etnis tertentu; oleh karena itu laporan ini menggunakan keterangan umum mengenai korban. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui informasi bila ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang atau sumber lapangan.

Photo by: Sergey Koznov, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.