Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Rusia Gunakan Rudal Hipersonik Oreshnik dalam Serangan ke Kyiv, Sedikitnya Empat Orang Tewas

Admin May 24, 2026 at 18:04
Rusia Gunakan Rudal Hipersonik Oreshnik dalam Serangan ke Kyiv, Sedikitnya Empat Orang Tewas

Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, Rusia melancarkan serangan besar-besaran dengan menggunakan ratusan drone dan puluhan rudal ke ibu kota Ukraina, Kyiv, dan wilayah sekitarnya pada Rabu malam.

Menurut data yang dihimpun dari Associated Press dan media lain, serangan itu melibatkan sekitar 600 drone dan 90 rudal, dan mencatat penggunaan rudal balistik hipersonik “Oreshnik” untuk hanya ketiga kalinya sejak perang dimulai. Oreshnik, yang menurut klaim Moskow mampu melaju hingga Mach 10 dan sulit diintersepsi, dilaporkan menghantam wilayah kota di luar Kyiv.

Hingga laporan ini ditulis, setidaknya empat orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat hantaman yang merusak bangunan tempat tinggal, sekolah, pasar, dan infrastruktur sipil di sekitar ibu kota. Sumber lokal menyebutkan beberapa kawasan mengalami kerusakan parah dan kebakaran akibat ledakan.

Moskow menyatakan serangan tersebut sebagai pembalasan atas serangan Ukraina di wilayah yang diduduki, namun klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Presiden Ukraina dan pejabat setempat mengatakan serangan itu menyoroti kekurangan sistem pertahanan udara Barat yang efektif untuk menghadapi senjata hipersonik.

Prancis dan Jerman mengutuk penggunaan rudal Oreshnik oleh Rusia, menyebut serangan itu sebagai serangan terhadap sasaran sipil. Pernyataan kecaman juga datang dari sejumlah pemerintahan lain dan organisasi internasional yang menilai eskalasi tersebut berbahaya bagi warga sipil.

Belum dapat diverifikasi secara independen pula apakah korban yang tewas berasal dari kelompok agama atau etnis tertentu; oleh karena itu laporan ini menggunakan keterangan umum mengenai korban. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui informasi bila ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang atau sumber lapangan.

Photo by: Sergey Koznov, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.