Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Qatar Tolak Tarif Tetap Selat Hormuz, Sebut Biaya Sementara ‘Dapat Dinegosiasikan’

Admin May 31, 2026 at 02:03
Qatar Tolak Tarif Tetap Selat Hormuz, Sebut Biaya Sementara ‘Dapat Dinegosiasikan’

Berdasarkan laporan, Qatar menolak satu set tarif tetap untuk penggunaan Selat Hormuz dan menyatakan bahwa pungutan sementara bersifat ‘dapat dinegosiasikan’. Menurut data dari beberapa laporan media asing, pernyataan Doha muncul di tengah pembicaraan yang lebih luas mengenai jaminan keamanan maritim dan pembicaraan diplomatik di kawasan. Sumber lokal menyebutkan pemerintah Qatar menekankan bahwa setiap biaya yang diberlakukan bersifat sementara dan dapat dibahas dalam negosiasi untuk mencegah eskalasi ketegangan. Hingga laporan ini ditulis, belum ada kesepakatan final dan rincian teknis terkait besaran atau mekanisme pungutan belum dipublikasikan. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah pernyataan tersebut terkait dengan pembicaraan mengenai pencairan dana kemanusiaan atau langkah-langkah keamanan yang dilaporkan di sumber lain. Tim redaksi masih memverifikasi klaim dan akan memberikan pembaruan bila konfirmasi tambahan tersedia.

Photo by: Ramaz Bluashvili, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.