Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara

Presiden Taiwan: Penjualan Senjata AS Penting, Perdamaian dan Stabilitas Tak Boleh Dikompromikan

Admin May 17, 2026 at 23:03
Presiden Taiwan: Penjualan Senjata AS Penting, Perdamaian dan Stabilitas Tak Boleh Dikompromikan

Berdasarkan laporan, Presiden Taiwan Lai Ching-te (Lai Ching-te) menyatakan pada hari Minggu bahwa perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan “tidak akan pernah menjadi objek pengorbanan atau kompromi”. Pernyataan itu menekankan pentingnya kerja sama keamanan dan peran penjualan senjata Amerika Serikat dalam menjaga stabilitas kawasan.

Menurut data, paket bantuan dan penjualan senjata AS kepada Taiwan bernilai miliaran dolar, dan Taipei menilai aliansi keamanan serta suplai pertahanan dari Washington sebagai komponen krusial untuk pencegahan agresi dan mempertahankan status quo. Lai menegaskan bahwa upaya mempertahankan stabilitas tidak dapat diperdagangkan demi kepentingan lain.

Menurut laporan internasional, beberapa pernyataan dari pihak luar yang membahas kemungkinan penggunaan penjualan senjata sebagai “alat tawar-menawar” memicu kekhawatiran di Taipei dan di kalangan analis regional; Belum dapat diverifikasi secara independen sejauh mana perubahan kebijakan tersebut akan berdampak pada paket-paket tertentu.

Sumber lokal menyebutkan pemerintah Taiwan terus berkoordinasi dengan mitra internasional untuk memastikan kesiapan pertahanan dan menolak setiap upaya yang dianggap mengancam kedaulatan atau keamanan warga Taiwan. Hingga laporan ini ditulis, tim redaksi masih memverifikasi pernyataan-pernyataan pihak luar yang terkait negosiasi diplomatik antara negara-negara besar.

Dampak pernyataan Lai dipandang signifikan bagi dinamika kawasan: para pengamat menilai penegasan bahwa perdamaian dan stabilitas tidak bisa dikompromikan memberi sinyal kuat kepada Beijing dan mitra internasional bahwa Taiwan akan mempertahankan kemampuan defensifnya. Tim redaksi masih memverifikasi perkembangan lebih lanjut dan reaksi resmi dari pihak lain terkait isu ini.

Photo by: Jimmy Liao, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.