Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Setelah Mengakui Genosida di Gaza, Pendeta Ceritakan Rincian Keputusan Gereja Presbiterian AS

Admin July 11, 2026 at 19:05
Setelah Mengakui Genosida di Gaza, Pendeta Ceritakan Rincian Keputusan Gereja Presbiterian AS

Berdasarkan laporan, Dewan Umum Gereja Presbiterian di Amerika Serikat mengesahkan resolusi yang menyebut perang Israel di Gaza sebagai “genosida” dengan mayoritas 97% suara.

Menurut data sidang, resolusi itu juga menyerukan pelarangan pengiriman senjata ke Israel dan menyerukan boikot terhadap perusahaan-perusahaan yang terkait dengan pendudukan. Sumber lokal menyebutkan bahwa beberapa jemaat mendorong langkah-langkah nyata sebagai bentuk tanggung jawab moral gereja.

Seorang pendeta yang ikut dalam perdebatan internal menggambarkan proses pengambilan keputusan sebagai penuh perdebatan dan beremosi; ia mengatakan delegasi meninjau laporan-laporan tentang ratusan warga Palestina, sebagian besar Muslim, yang gugur akibat serangan di Gaza. Pernyataan rinci pendeta tersebut, termasuk kutipan langsung mengenai tekanan hati nurani para anggota, Belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada mekanisme hukum yang secara langsung mengikat pemerintah AS untuk mengikuti rekomendasi tersebut, namun keputusan gereja diperkirakan akan memperkuat tekanan publik terhadap pemasok senjata dan perusahaan yang terkait. Tim redaksi masih memverifikasi beberapa detail pernyataan internal dan reaksi dari pihak-pihak terkait.

Photo by: Dom J, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.