Setelah Mengakui Genosida di Gaza, Pendeta Ceritakan Rincian Keputusan Gereja Presbiterian AS
Berdasarkan laporan, Dewan Umum Gereja Presbiterian di Amerika Serikat mengesahkan resolusi yang menyebut perang Israel di Gaza sebagai “genosida” dengan mayoritas 97% suara.
Menurut data sidang, resolusi itu juga menyerukan pelarangan pengiriman senjata ke Israel dan menyerukan boikot terhadap perusahaan-perusahaan yang terkait dengan pendudukan. Sumber lokal menyebutkan bahwa beberapa jemaat mendorong langkah-langkah nyata sebagai bentuk tanggung jawab moral gereja.
Seorang pendeta yang ikut dalam perdebatan internal menggambarkan proses pengambilan keputusan sebagai penuh perdebatan dan beremosi; ia mengatakan delegasi meninjau laporan-laporan tentang ratusan warga Palestina, sebagian besar Muslim, yang gugur akibat serangan di Gaza. Pernyataan rinci pendeta tersebut, termasuk kutipan langsung mengenai tekanan hati nurani para anggota, Belum dapat diverifikasi secara independen.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada mekanisme hukum yang secara langsung mengikat pemerintah AS untuk mengikuti rekomendasi tersebut, namun keputusan gereja diperkirakan akan memperkuat tekanan publik terhadap pemasok senjata dan perusahaan yang terkait. Tim redaksi masih memverifikasi beberapa detail pernyataan internal dan reaksi dari pihak-pihak terkait.
Photo by: Dom J, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel