Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

PM Pakistan Minta AS dan Iran Tegakkan Perjanjian Damai Islamabad

Admin July 11, 2026 at 05:05
PM Pakistan Minta AS dan Iran Tegakkan Perjanjian Damai Islamabad

Berdasarkan laporan Anadolu yang disebarkan melalui Middle East Monitor, Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif pada Jumat mengimbau Amerika Serikat dan Iran untuk menepati komitmen di bawah perjanjian kerangka damai yang diteken bulan lalu, yang dikenal sebagai Islamabad Memorandum of Understanding.

Menurut pernyataan dari kantor Sharif, dalam panggilan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pizishkian, pemimpin Pakistan itu meminta Iran dan “semua pihak lain” untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan pencapaian perdamaian yang diperoleh dengan susah payah selama beberapa bulan terakhir. Pernyataan itu menggambarkan pakta kerangka — yang dicapai dengan mediasi Pakistan — sebagai kerangka kerja yang “tahan lama” untuk mempromosikan saling pengertian, penghormatan, dan kemakmuran bersama di kawasan dan sekitarnya.

Shehbaz Sharif, menurut pernyataan, menyampaikan kekhawatiran mendalam atas eskalasi ketegangan baru-baru ini di kawasan dan mendesak semua pihak untuk memperlihatkan itikad baik dalam menerapkan ketentuan-ketentuan perjanjian. Sumber lokal menyebutkan bahwa seruan serupa juga diarahkan ke negara-negara regional yang memiliki kepentingan langsung terhadap stabilitas maritim dan energi.

Menurut data yang tercantum dalam pernyataan resmi, Islamabad Memorandum of Understanding dimaksudkan sebagai fondasi diplomatik untuk mengatasi isu-isu sensitif seperti keamanan maritim, jalur pelayaran, dan langkah-langkah verifikasi teknis. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi independen mengenai tindak lanjut konkret dari pihak-pihak yang disebutkan untuk melaksanakan semua poin dalam pakta tersebut.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah pembicaraan telepon ini akan diikuti oleh pertemuan tatap muka atau sesi negosiasi teknis antara pejabat tinggi AS dan Iran. Tim redaksi masih memverifikasi detail tambahan, termasuk tanggapan resmi dari Washington dan Teheran terhadap seruan perdana menteri Pakistan.

Berdasarkan laporan awal, upaya mediasi Pakistan dipandang oleh beberapa pengamat sebagai langkah penting untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim terkait perkembangan diplomatik berikutnya dan akan memperbarui informasi ketika konfirmasi resmi tersedia.

Photo by: Tawseef Ahmad, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.