Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

PM Australia: Uji Rudal China di Pasifik Bisa Sebabkan ‘Kerusakan Besar’ jika Dipersenjatai

Admin July 7, 2026 at 12:11
PM Australia: Uji Rudal China di Pasifik Bisa Sebabkan ‘Kerusakan Besar’ jika Dipersenjatai

Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese memperingatkan bahwa uji coba rudal yang dilakukan China di Samudra Pasifik berisiko memicu proliferasi nuklir yang berbahaya. Menurut pernyataan resmi yang dikutip, ICBM yang ditembakkan pada Senin lalu dikatakan mampu menimbulkan “considerable damage” jika dipersenjatai.

Menurut data yang dilaporkan oleh kantor berita negara China, Xinhua, peluncuran dilakukan oleh sebuah “strategic missile carrying a dummy warhead” dari sebuah “strategic nuclear submarine of the navy.” Sumber lokal menyebutkan peluncuran itu terjadi di wilayah Samudra Pasifik selatan dan memasuki area yang selama ini dianggap sebagai zona bebas nuklir oleh beberapa negara kawasan.

Uji coba itu memicu kecaman internasional dari Australia, Selandia Baru, Jepang, dan Amerika Serikat. Perdana Menteri Kepulauan Solomon juga menyatakan ketidaksetujuannya, mengatakan negara-negara besar boleh menjadi teman namun tidak boleh mengancam: “be our friend but don’t threaten us,” ia mengimbuhkan kekhawatiran terhadap makin seringnya uji coba ICBM di kawasan Pasifik.

Para analis menyatakan peluncuran tersebut dapat dianggap sebagai sinyal strategis terhadap kekuatan Barat, sekaligus menunjukkan modernisasi kemampuan laut-tersembunyi China yang menurut beberapa perkiraan bisa berkembang pesat dalam dekade mendatang. Hingga laporan ini ditulis, beberapa pihak menilai uji coba itu mencerminkan upaya Beijing memperkuat deterrent lautnya di tengah dinamika geopolitik regional.

Beberapa laporan juga menyebutkan kemungkinan rudal yang diuji ialah versi canggih yang mampu mencapai jarak sangat jauh, namun detail teknis mengenai jenis rudal, jalur penerbangan, dan target simulasi Belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim teknis dan kronologi lengkap peluncuran serta reaksi diplomatik lanjutan dari Beijing.

Hingga laporan ini ditulis, China menyatakan uji coba merupakan latihan rutin dan sesuai hukum internasional, sementara negara-negara di kawasan menuntut transparansi lebih besar dan jaminan bahwa wilayah Pasifik tidak menjadi arena eskalasi militer.

Photo by: Sergey Platonov, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.