Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Perang Iran: AS Lanjutkan Serangan, Trump Kembalikan Blokade Laut

Admin July 14, 2026 at 07:06
Perang Iran: AS Lanjutkan Serangan, Trump Kembalikan Blokade Laut

Berdasarkan laporan, militer Amerika Serikat melakukan serangan udara untuk malam ketiga berturut-turut terhadap target-target di Iran setelah Presiden Donald Trump menyatakan kembali memberlakukan blokade angkatan laut terhadap kapal-kapal Iran.

Menurut data yang dikutip media internasional, pemerintahan AS juga mengumumkan pengenaan biaya “reimbursement” sebesar 20% terhadap seluruh kargo komersial yang melintasi Selat Hormuz, dengan klaim bahwa Washington akan bertindak sebagai “penjaga” jalur tersebut untuk menutupi biaya pengamanan.

Hingga laporan ini ditulis, serangan AS masih berlangsung dan ketegangan terus meningkat. Iran menolak klaim otoritas AS atas Selat Hormuz dan melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas militer di negara-negara Teluk, termasuk Bahrain, Kuwait, dan Yordania, menurut beberapa laporan.

Sumber lokal menyebutkan terjadi korban jiwa dan kerusakan infrastruktur di beberapa lokasi yang terkena serangan. Sumber tersebut melaporkan beberapa korban tewas; ada pula klaim mengenai gugurnya beberapa pejuang Muslim, namun klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi rincian jumlah korban dan identitas mereka.

Menurut data Maritime Activity Reports yang dikutip oleh beberapa media, lalu lintas pelayaran di kawasan menurun drastis—dilaporkan turun sekitar 52%—dan harga minyak dunia melonjak lebih dari 4% akibat gangguan pasokan dan kekhawatiran berlanjutnya konflik.

Belum dapat diverifikasi secara independen mengenai aspek-aspek lain dari kebijakan blokade, termasuk dasar hukum pengenaan biaya 20% dan dampak jangka panjang terhadap perdagangan internasional. Berbagai pemerhati dan organisasi maritim internasional telah mengungkapkan keprihatinan dan mengecam langkah yang dianggap kontroversial.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari kedua belah pihak dan akan mengupdate berita ini ketika informasi tambahan yang dapat diverifikasi tersedia.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.